Sabtu, 17 November 2012

Salam Maal Hijrah 1434H


Syukurku padamu Ya Allah.
Diatas segala nikmat dan kurniaanMU, serta rahmat dan kasihsayangMU yang dilimpahkan keatas diriku, selama hidupku dimuka bumi ini. Tiada dapat aku membalas sedikitpun pemberianMU walau dgn nyawaku sekalipun, Segala yang Engkau berikan itu tak dapat dinilai dgn apapun didunia ini..Sungguh Aku menyaksikan betapa besarnya Sifat Pemurah dan PenyayangMU itu..Yang Engkau berikan terhadap sekalian yang Engkau Ciptakan....

Berseminya dari 1424H lalu hingga ke hari ini , tidak ku sedar begitu cepat masa itu berlalu. Walaupun aku masih disini bersama sekujur tubuh zahir dan batinku ini, masih terlalu jauh tuk aku menghampirimu walhal Engkau terlalu dekat padaku... Sungguh aku bersyukur dgn segala apa yg telah aku tempuhi. Suka duka perjalanan ini Engkau berikan aku kekuatan dan semangat untuk aku meneruskan perjalanan tuk mendapatkanMU. 

Sungguh teramat ku bersyukur kerna dgn bimbinganMU setiap waktu itu, dapatlah aku memahami keberadaan diriku ini.. Tiada apa yang ku harapkan melainkan bimbinganMU terus kehadratMU jua Yang Haq lagi Mutlak akan segala-galaNYA keatas diriMU itu.. Tiada yang lain selain DiriMU yang ku harapkan.

Sungguh, perjalanan berliku semakin curam dan sempit. Jurang semakin dalam hatta terlalu berat tuk ditampung melainkan hanya dgn pertolonganMU. Begitulah PengaturanMU itu dari Loh Mahfuz itu melalui Kun Fa Ya Kun ... Tiada ku sangsi akan segala ketentuan Qada dan QadarMU.

Helaian demi helaian, Tirai demi tirai tersingkap segalanya sudah semakin jelas meskipun masih kesamaran inti penceritaan itu. Pun begitu aku bersyukur jua adanya 

Rabu, 31 Oktober 2012

Sehelai rambut dibelah tujuh....Tajam bak pedang yg menghunus..

Pandangan mikro sehelai rambut


Begitulah Al-kisahnya perihal titian Siratul Mustaqim yg diperihalkan terhadap kita... titian yg umpamanya sehelai rambut yg dibelah tujuh dan tajamnya pula setajam mata pedang yg menghunus,..apakah saja penceritaan ini hanya peristiwa semasa diakhirat sahaja yg boleh kita perihalkan?

Pandanganku sebegini halus lg mikro akan sehelai rambut itu adalah diumpamakan seumpama diri kita...seumpama pegangan dan iktikad kita.. adakala dalam perjalanan diri kita tuk mengenal diri dan mengenaliNYA itu akan sampai disuatu ketika nanti iktikad dan pegangan kita akan diuji secara sgt terperinci... sejauh mana iktikad dan pegangan diri kita...sehinggakan ianya diumpamakan bak sehelai rambut dibelah tujuh..sebegitu halus dan seninya akan cabang perjalanan akan kebenaran demi kebenaran itu... akan kita tempuhi lagi kebenaran demi kebenaran lagi yang saling menyeliputi sesama diantaranya... antara kebenaran itu ada dimensinya tersendiri. Boleh saja satu diantaranya bertikam diantara sesuatu yang lain andai yg memahaminya itu menghadkan akan cabang mindanya... cabang kebenaran yg menyeliputi itu adakalanya sangat tajam dan halus..yg memungkinkan untuk mendapat penolakkan dari pandangan kebanyakkan yg melihat dan memandang...

Sesungguhnya itulah sesuatu yg dapat kau fikirkan dan telah dikurniakan... tanpa kau bersusah payah.. mengertilah akan perihalnya...sesuatu itu sangat dangkal bagi mereka2 yang menafikan.. 

Disegenap acara yang terhampar itu , cuba kau fitrahkan utk dibelah menjadi 7 cabang pandangan yg berbeza2,....setiap cabang itu akan mempunyai perihalnya tersendiri...mempunyai cerita dan kebenarannya tersendiri.. berdiri pada setiap belah cabang pandangan tersebut yg mengukuhkan pandangan dan  iktikad daripadanya pula sangat tipis dan tajam yg terus bisa menghunus dombaan palsu... kebenaran itu saling bersulaman diantaranya ..apatah lagi dimensi demi dimensi kau aturkan penjelajahanmu..

Saksikanlah kebenaran demi kebenaran , Haq yang terbina diatas perjalanan Haq itu... Usah kau persoal dan berbasa basi... kerna pasti kau takkan sabar bak perihalnya Nabi Musa dalam perjalanannya dicabang antara dua lautan itu... 

Wallahua'lam...

Jumaat, 24 Ogos 2012

Salam 'Eidulfitri 1433H


Bismillahirrohmanirrohim...

Salam Kemaafan dariku... sungguh kehidupan ini sgt memeritkan hatta menyakitkan... andai kematian itu milikku nescaya sudahku dahului untuk kembali kepadaNYA...namun kematianku  itu milikNYA... apakah begitu mudah untuk aku mengaku kalah dan berputus asa padaNYA? Astagfirullahiladzimm... mengapa harus aku bermuram durja dgn kurniaan ujian dan dugaanNYA?

Bersabarlah dgn penuh ketakwaan...keyakinan yg putus...agar hatimu tenang... setenang air yg mengalir dikali... yg tetap sabar menangguk setiap kekotoran padanya untuk dialirkan kemuara.. Usah kau berputus asa akan rahmatNYA... biarkan segala-galaNYA mengikut ketentuan dan kehendakNYA.. Siapa aku tuk bicara kerna AKU lah Yang Maha Pengatur lg Maha Bijaksana dalam PerancanganKU.

Namun , aku bukanlah sapa-siapa..hanya sekadar hambanya yg melukut ditepian mengharapkan rahmat kasih dan sayangNYA.. aku tak pernah lari dari kesilapan..dan dosa...perjalananku masih panjang...kerna bagiku dunia masih ada disitu... selayaknya aku perlukan keduanya...

Aku masih tak mampu menerjah emosi... runtunan perasaan yg seringkali bergejolak...terkadang memuntahkan lahar kemarahan... terpacul lahar memercik disegenap ruang alam.. Maafkan aku , kerna aku tak mampu tuk meraut mata busar setajam senjata menghunus musuh...

aku tertakluk pd keadaaan, ruang dan masa. peraturan alam dan ketentuan qada dan qadar , serta pukulan emosi dlm jajahan takluk persekitaran.. Janji yg ditabur terkadang terpaksa ku mungkir.... mana mungkin kita bersukaria dgn kemungkiran itu kerna ia sudah mencerminkan diriku...namun apakan daya... itu merupakan kelemahan dan keburukan dariku..aku akur dgn segala yg datang kepadaku..dari diriku...

Sungguhpun keraian yg dijanjikan itu tiba, aku meraikan dgn titisan air mata... mengenangkan Ramadhan kasihku meninggalkan ku..dimana aku harus berhadapan dgn segala macam perkara..selepas kepergiannya...
sungguhpun aku tidak meraikan bersama2 semua... bertemankan titisan demi titisan air mata.. merindukan peluk cium ibu tercinta... aku bersyukur kehadirannya menenangkanku...usahlah mak sedih... itu suratan diriku..aku pasrah...dan mengharapkan rahmat dariNYA... nantikan anakmu ini kembali padamu suatu saat nanti...mak nantikan anakmu ini... biarlah zahirmu tidak dapat ku paut , biarlah dlm kegelapan malam itu aku memeluk mak...dlm dakapan yg penuh kasih dan sayangmu...

sepertimana ibuku...aku amat merindui nendaku... aku disini teramat lama.. dimanakah nendaku... turunlah dipersada... aku amat merinduimu... aku amat merinduimu... sungguh perit tanggunganku ini..
berikanlah semangat wahai nendaku... kemarilah padaku... kerna aku tak mampu menggapaimu... tak mampu tuk memelukmu... wajahku yg aneh ini sering ditertawakan oleh mereka-mereka... ingin saja aku berada bersamamu kembali dipersada seperti mana dulu...namun udah tugasku disini... aku akur dan pasrah...aku akan terus terusan menjelajah alam ini dengan ketulusan dan keikhlasan setara yg tertulis.
moga ALLAH SWT memberiku kekuatan dan kekentalan hati dalam meneruskan saki-baki kehidupanku...

Sungguh, Eidulfitri kali ini, bukanlah kemenangan berpuasa menawan lapar dan dahaga sahaja..malahan kemenangan emosi yg mengganas bak singa lapar itu yg mengganas segenap segi itu agar bisa ditenangkan ...
Kau , aku dan dirinya... tetap satu... kembalikan kagebunsin no jitsu itu kembali padaku yg sebenar... resapi ilmu dari kesemuanya..nnti kau akan faham keberadaan itu... nantikan saudaraku yg berempat itu... persiapkan olehmu wahai jiwa2 yang berlari...

wallahu a'lam...

Allah hu Akhbar...Allah... hu  Akhbar...Allah..hu Akhbar
La illaha illallah....
Amin..

Khamis, 12 Julai 2012

Sudah Sucikah hadasmu ini hari?




Sucikah hadasmu ini hari?

Segala yg terbit diminda dan akal
yang dicambahkan dengan ilmu sebagai suluhan
segala yang dilakukan oleh segala pancainderamu itu
sudahkah kau sucikan dari hadasmu?

Apakah kamu sudah berhadas pada hari ini?

kenyataan itu bukan picisan 
atau omongan kosong 
yg buat dihilai tawa dimedan selera
atau buat dicarik-carikan dimedan muka buku
menyorot segenap mata tuk melihat atau diperlihatkan
melalui kaca mata palsu sinaran ultra-ungu

Nilai digaris diakal minda
sekadar pelentur buluh tua agar tak patah dilentur
dengan kawalan api tika dilayur
agar tak hangus atau rapuh tika dibengkokkan

mensucikan air yg sememangnya suci?

tubuh bersih yg harum selepas mandi belum tentu suci akan ia
apakah kesucian itu kau sendiri yg nilaikan
atau Yang Maha Suci yang menganugerahkan?
dan apakah penganugerahan itu tidak kau lihat kesannya?
apakah tidak kau intai-intai dirimu itu?
intai luar dan dalam agar keseluruhannya tersuci dan disucikan

Segenap 7 terlihat itu perlu kau sucikan 
jgn dilupakan kerna ia tersembunyi dari suatu sudut gandaan
telitikanlah akan dikau disegenap penelitian
jgn sampai terbungkam dek layar dihadapan
jgn sampai diterhias dek bunga2 pelayan 7 sutera
diuliti dan teruliti dek keharuman 
petala syurga yg kau impikan

nahhhhh...

cermin itu yang kan kau hadapkan 
tersisi lah kata2 pendua
bak naruto vs kurama
cuitan demi cuitan
kembaran ilusi menjadi kenyataan
perangmu semakin ketara
apakah sifat kekasih sudah kau salinkan?
bertunjangkan dengan akal sebagai pedoman
samada tuntas ataupun tidak
ketentuanNYA menjadi anugerah
kecundangmu bukan penamat
kejayaan bukan penyudah

teruskan
teruskan
teruskan
teruskan

pelayaran semakin merabung
tak ternampak dek kesayupan
usah berkira2 apa disana
kerna

Redha, Ikhlas , Tulus , Pasrah
Kunci pintumu bertambah
kerna pintu semakin banyak tuk dibuka
jgn kelelahan dimamah waktu

"AKU sedang menunggu kehadiranmu"
Kemarilah kau wahai hambaku
namun berhati2lah akan gerak langkahmu
tetapkan pendirianmu
 akurkan langkahmu

AKUKAH segala yg kau mahu?


Khamis, 21 Jun 2012

....Akulah aku....

Bismillahirrohmanirrohim

itulah Aku
bukan aku yang kau katakan Aku
Aku lah yang sebenarnya
yang bersuara
yang berkata
yang bergerak
yang merasa dan menyentuh
yang mendengar
yang melihat
yg berada dalam lapisan demi lapisan yg terdalam
yg terdalam punya lapisan demi lapisan tak terhitung
sehingga menyala lampu itu
tanpa sebarang minyak yg menyalakan

semuanya yang dizahirkan Aku 
adalah dari AKU
pemilik yang Mutlak lagi Tunggal
yang berpisah tiada
yang berjauhan tiada
yang terang lagi jelas
bersuluh dikala terang
yang gelap lagi tersembunyi 
menyatakan bahawa
AKUlah pemilik segala-galanya
AKUlah pencipta segala-galanya
AKUlah pengerak segala-galanya
AKUlah segala-galanya
tanpa sebarang pengecualian

aku melihat Aku dengan jelasnya
tanpa berselindung dibalik kamar atau gelita
Aku yang ku lihat merata-rata
dimana yg terpandang,terlihat,terdengar,terasa
Aku lah jua dimana-mana

Aku yang padaku 
memperihalkan segalanya tentang diri Aku melalui AKU
bersama akal , nafsu, roh dan qalbu
untuk dikuliti satu persatu
memperlihatkan natijah, sebab dan asbab
memperlihatkan 
sesungguhNYA
AKU lah yang wujud lg maujud
Zat yang Mutlak lagi Haq
keatas segala-galaNYA

Aku yang pada dirimu
sama saja seperti aku
dimana2 saja yg terlihat atau tidak
nyata kesadaran itulah
memungkinkan 
apakah sudah dikuliti mahupun tidak
beda antara Aku padaku dan Aku padamu
usahlah digusari 
kerna AKU yang memperkenalkan akan Aku
yang kan memperhalusi wujudnya aku
yang nyata dalam kesucian lagi tulus
diselubungi oleh sekian banyak 
lapisan-lapisan 
yang nyata mahupun tidak....

Usahlah kau gusar mahupun sangsi
segala perjalanan yg sudah termetri
masing2 sudah dipersiapkan
dengan segala persiapan
masing2 punya jalan
membuka tabir sekelian alam
menerjah perjalanan kedalam
atau keluar tiada beda

biarkan aku-aku itu
biarkan ketentuan itu berlaku
sepertimana yg AKU inginkan
tetapkanlah perjalananmu
hingga ketemu AKU
sepertimana yang AKU inginkan

biarkan Aku memimpinmu
disuatu saat nnti 
israk mikrajmu
bakal melantunkanmu kepadaKU
kerana kerinduanKU kepadamu
melebihi kerinduan Aku kepadaKU
melebihi kerinduan aku terhadap Aku.

singkaplah tabir2 itu
dengan adab-adab kesucian dan ketulusan
keikhlasan,keredhaan,ketakwaan dan kepasrahan.
nantikanlah detik dan ketika itu
dengan 
penuh kesabaran dan keyakinan

kembalilah padaKU
dengan penuh kerelaan
tanpa ada suatu zarahpun yg menduakan
lagi menyangsikan
antara lainnya dengan AKU

Aminn

detik 4.31pg
saat sakratulmaut melanda ibuku 7hari yg lalu...5.44pagi
Ya Allah rahmatilah roh ibuku....
Engkaulah segala pengharapanku.
Keinginanku hidup dan matiku
hanya untukMU

amin

Isnin, 18 Jun 2012

Salam Akhir bondaku... 14.6.2012 [5.44pagi]

amdYa ayyuhan nafsul muthmainnah, irji’i ila rabbiki radhiyatam mardhiyyah (wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati puas lagi diridhai-Nya)

Baca selengkapnya: http://www.konsultasisyariah.com/hukum-mengucapkan-ya-ayyuhan-nafsul-muthmainnah-bila-ada-orang-mati/#ixzz1y56HeDzC



Bismillahirrohmannirrohim
Khusus buat armarhumah ibuku yg ku cintai - buat pedoman diriku yg hina dina ini.
disaat 5.44pg 14.6.2012 - Nafas terakhir darinya
14.6.2012 - 11.30pg : Pengkebumian Arwah ibuku di Tanah Perkuburan Assam Jawa

ibuku tersayang mengalami sakratul maut dan akhirnya melangkah perginya ibuku yg kurindui ke pergi ke Rahmatullah.Moga ALLAH merahmati akan rohnya dan ditempatkan bersama-sama dengan para solehah.
innalillahi wa inna illahi rojiun....
khususan Ya Ruhi Kamsinan binti Kasminah
Al-Fatihah
Maka benarlah akan firmanNYA:-
“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati” (QS. 3 Ali Imran : 185). 
“Dimanapun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, walaupun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kukuh” (QS. 4 An nisa : 78)
 “Ya ayyuhan nafsul muthmainnah, irji’i ila rabbiki radhiyatam mardhiyyah .."
(wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati puas lagi diridhai-Nya),... (surat Al-Fajr: 27-28).
AMIN
Mak.... SesungguhNYA hanya ALLAH SWT saja yg tahu betapa aku amat merindui mak.... Maafkan anakmu ini jika sepanjang hayat ini, anakmu ini tak dapat menunaikan tanggungjawab terhadap mak dengan sebaiknya diatas sebab-sebab tertentu. cukuplah ALLAH SWT saja yg tahu apa yg berada dihati ini dan apa jua usaha dan ikhtiar yg anakmu ini lakukan dibalik jendela tontonan manusia. Itu saja yg mampu anakmu ini lakukan...selebihnya anakmu ini serahkan pada ALLAH SWT Yang Maha Kuasa keatas segala-galaNYA..
Mak.... Maafkan anakmu ini kerna tidak dapat menunaikan impianmu tatkala hidupmu diatas kesempitan hidup yg melanda anakmu ini.... walaupun begitu...apa jua keputusan yg anakmu ambil dulu tidak pernah sekalipun anakmu ini sesalkan... insyaALLAH, andai ada rezeki dan ketentuan dariNYA akan anakmu ini tunaikan segala impian yang mak inginkan itu....
Mak....biarlah pengorbanan yg selama ini yg secebis cuma ini hanya ALLAH SWT yg tau... biarku memikul beban celaan dan tomahan...semua itu tak akan menggugat perjalanan dan hidupku ini....anakmu ini tak memerlukan pujian dan sanjungan manusia untuk berjalan dimuka bumi ini...selayaknya pujian dan sanjungan itu pada ALLAH SWT Yang Maha Agong dalam PengaturanNYA.
Mak.... Terima kasih diatas keredhaan mak diatas perjalanan anakmu ini.... maafkan anakmu ini kerna tak dapat mengiringi mak ke pintu akhir itu.... kerna anakmu ini masih belum mampu menerjahnya...insyaALLAH andai dengan izinNYA atau kurniaNYA anakmu ini akan teruskan perjalanan sepertimana kehendakNYA. Mak...semoga mak pegang kalimat terakhir dari anakmu ini disaat terakhir mak itu... itulah saja yg dapat anakmu ini berikan buat bekal perjalanan mak kesana nanti... selebihnya anakmu ini serahkan pada ALLAH SWT Yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani.
Mak, masih ingatku akan pelukan terakhirmu itu hingga ke akhir hayatku nnti...penuh kelembutan,penuh kerinduan dan kasih sayang....dari mak.... melebihi saat mak memelukku disaat sewaktu kecil anakmu dulu... ya mak...anakmu ini akan cuba untuk tidak bersedih atau meratapi pemergian mak...akan anakmu ini meredhakan pemergian mak dgn sepenuh hati.... Air mata yg mengalir sebak itu adalah air mata kerinduan....kesyukuran kerna mak telah melepasi penderitaan yg sangat sukar dlm masa yg cukup lama.... redhakan lah mak apa jua yg berlaku.... terkadang setiap perkara yg berlaku merupakan kifarah keatas dosa-dosa kita yg lampau...itulah terkadang berlaku terhadap anakmu ini....
Mak, syukurku tak terhingga...ALLAH SWT kabulkan doaku.... meskipun terkadang anakmu ini terlepas beberapa isyarat2 penting...namun tak terhitung betapa syukurku pada ALLAH SWT diatas kesempatan dan peluang yg diberikan untukku... walau dgn nyawaku masih tak dapat membalas betapa bersyukurnya anakmu ini dgn kesempatan yg diberikan oleh ALLAH SWT. Itu saja yg anakmu dapat lakukan semampu qudrat,ilmu yg diberikan ALLAH SWT. Syukurku tak terhingga kepada ALLAH, melalui makhluk-makhlukNYA diutus sebagai bantuan tuk mak menghadapi sakratulmaut dan disepanjang perjalanan kematian ,pengkebumian hingga penyempurnaan majlis tahlil khusus buat mak.... SesungguhNYA hanya ALLAH lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang....
Alhamdulillah.... tali pengikat yg mengikat keturunan telah diputuskan pada mak...Syukur pada ALLAH SWT diatas keizinanNYA dan KekuasaanNYA.. SesungguhNYA Yang Haq Mengatasi Batil.... itulah kepastian dariNYA. Anakmu ini akan cuba melunaskan tanggungjawab yg terpikul ini semampunya...semoga ALLAH SWT akan membantu dan meringankan usaha dan tanggungjawab anakmu ini...walaupun amat sukar jika dipandang....namun ALLAH SWT Maha Berkuasa... anakmu ini hanya melaksanakan apa yg diberi sebaik mungkin...selebihnya kepada ALLAH SWT anakmu ini serahkan....
Mak.... Semoga mak berbahagia dialam sana.... suatu saat pasti anakmu ini akan menempuh akan perkara yg telah mak alami.... semoga disuatu saat nanti kita akan ketemu kembali.... anakmu ini akan sabar menanti saat dan ketika itu...semoga ALLAH SWT izinkan hendakNYA...InsyaALLAH.... Aminnn
Mak.... jangan dirisaukan akan bapak.... anakmu ini akan cuba tunaikan semampu yg boleh.... semoga diberkati ALLAH dgn keizinan dariNYA... anakmu ini akan menunaikan tanggungjawab yg tergalas walaupun tidak ditonton oleh manusia2 lain... biarlah anakmu ini menggunakan caranya sendiri....sepertimana yg ALLAH SWT kehendakki...
Mak....roda ingatan ini sentiasa akan berputar mengingatkan saat manis kita bersama dari kecil hingga saat mak pergi... akan kubasahkan kalimah2 untukmu semampuku.... anakmu ini meredhakan kepergian mak setulusnya... semoga ALLAH SWT merahmati roh mak hingga ke penghidupan abadi itu nanti...
akhir kata 
Ya ALLAH Hu Ya Robbi - Sampaikan salam kerinduan , peluk cium utk roh ibuku...semoga untaian kata ini  penyejuk dan pereda kerinduannya.... restuilah penghidupannya yg lalu mahupun penghidupan barunya...redhailah penghidupannya yg lalu mahupun penghidupan barunya...rahmatilah penghidupannya yg lalu mahupun penghidupan barunya.... Semoga ibuku berbahagia dialam sana.
AMINNN
Alhamdulillah.... Alhamdulillah.... Alhamdulillah....Alhamdulillah....
Allahu Haq.... Allahu Haq.... Allahu Haq..... Allahu Haq....
inna solati wa nusuki wa mah ya ya wa ma mati lillahirobbil alamin....
Bismillahil ladzi La yadzuru ma asmihi syaiun, fil ardhi wala fis sama'ie wa huwas samiul alimmm
AMINNN YA ROBBAL ALAMIN
AMINNN


Baca selengkapnya: http://www.konsultasisyariah.com/hukum-mengucapkan-ya-ayyuhan-nafsul-muthmainnah-bila-ada-orang-mati/#ixzz1y56HeDzC



Read more about Jenazah by www.konsultasisyariah.com



Selasa, 8 Mei 2012

Alkisah aku dengan angin dan api

Terkesima aku tatkala hari-hariku berliku.Bak dilambung ombak ada yg tenang dan ada yg gelora.Tapi sememangnya aku kepenatan dan kelelahan.Tatkala disangka semakin dekat hakikatnya semakin jauh.Tatkala disangka digenggam hakikatnya bukan ia digenggaman.Pilu dan aku merintih terkadang.Alangkah sukarnya perjalanan ini...tanpa bantuan dariMU.

Bak menelaah angin dan api. Gejolak angin dan api terkadang membuatkan aku kepenatan kelelahan yang amat sangat.Merusuk api dicelah2 jari itu membuatkan aku gusar...merona dialiran darah yang menimbul disegenap urat sarafku...ah,,,,nyah kau dari sini..aku tak sudi dan tidak memerlukanmu...disini..Angin yg bersamanya terhenti di tanganku..bergelumang ia disitu...sudahhhhhh...hentikan permainan kotormu itu...aku takkan terpedaya dengan helah kamu ini..

Pengorbanan

Pengorbanan

Pengorbanan
erti pengabadian diri
terhadap sesuatu
dengan keikhlasan
yg terbit dari sanubari
menyambut ia menjadi
lahiriah diri
terpancar dari segenap segi

pengorbanan
bukan hanya berkorban
harta benda
wang ringgit
masa dan tempat

bukan hanya
menginginkan pembuktian
yang mana dizahirkan
yang mana tidak

bukan hanya
mengimbau kenangan lalu
saat ikhlas,tawakal,redha dan pasrah
demi menyahut seruan ilahi

pengorbanan itu
luas lagi meluaskan
pengorbanan sang jasad,nafsu dan
akal dan qalbu terhadap roh

manakala pengorbanan roh itu
mengorbankan jasad,nafsu,akal,qalbu
dan roh serta apa pun jua yang ada pada 
dirinya zahir dan batin dikorbankan terhadap
Zat Allah Yang Haq lagi Mutlak
hingga hilanglah keakuan,KeAkuan
kembali pada KEAKUAN

TANPA Sebarang Persamaan
TANPA sebarang ertikata
TANPA sebarang persoalan
TANPA sebarang pertikaian
TANPA sebarang ganjaran
TANPA sebarang keinginan
selain daripadaNYA
DenganNYA
UntukNYA
KepadaNYA

bertakhtalah
DIA diSinggahsanaNYA
dengan Segala Kebesaran
Keindahan dan KesempurnaanNYA

Tiadalah yang ada
melainkan Allahu Wa Taala
Robbul Jalil

Maka Leburlah diri
zahir dan batin
jasad dah roh
kembali kepada penciptaNYA
Yang Mutlak


 Sungguhpun jasad hanyalah sebuah pengadaptasian sebuah penyaksian, Yang mengungkai zahiriah tubuh jasadnya dan rohnya Adam.Manakala batiniahnya akan perihal roh yang merupakan sebahagian RohKU yang terkandung dalam tubuh jasad setiap mahkluk yang bernyawa mahupun tidak...

Segalanya yang tercipta merupakan sebuah perencanaan yang Maha Hebat dariNYA.Kerna andai tiada satupun penciptaan dariNYA tidak mengubah apapun terhadap KekuasaanNYA,KehebatanNYA dengan segala KebesaranNYA. Kerna bagiNYA DIA tidak memerlukann segala apapun hanyasanya
DIA suka apa yang DIA ciptakan itu mengenaliNYA, mencariNYA dan kembali kepadaNYA setiap ketika tanpa sebarang beda jarak,masa dan ruang. Hatta segala penzahiran itu diterbitkan olehNYA lantaran oleh penyaksian.Sungguh dialah Yang Maha Merancang dan sebaik2 Perancang.
PerancanganNYA terhadap segala yg melewati alam kabir dan alam soghir hanya DIALAH Yang MenciptaNYA.

Carilah DiriNYA disebalik setiap perkara yg tercipta itu akan dapat kau lihat kelak siapakah PenciptaNYA. Kekalkan pandangan itu setiap ketika hingga hela nafas dan nadimu terhenti..dan berpindah alammu ke tempat yg seterusnya...

Korbankanlah dirimu
zahir dan batin
korbankan segala2NYA
hingga tiada apapun
yg tinggal darimu
oleh apapun selainNYA

Maka tiadalah yg tinggal
selain dari Kata-kataNYA
selain dari perbuatanNYA
selain dari pandanganNYA
selain dari pendengaranNYA

SubhanALLAH wa bihamdihi
SubhanALLAH wa bihamdihi
SubhanALLAH wa bihamdihi

Tiada apa keinginan dan kehendakku
melainkan memandang terus padaMU
walau alam silih berganti
agar dapat ku berada disisiMU
menjadi antara para kekasihMU

Titian Rasa

Terhenti langkah
menghela nafas panjang
memejam kerdipan mata
mendengar rentak degupan jantung

Hatiku semakin sayu
bilaku menyebut namaMU
disetiap pandangan
nyata wujud wajahMU

akukah dipersada ini
bersama sarung kelibatmu
bernada irama senja
berlabuh ditirai asmara

Huuuu
gejolak rasa menghempas jiwa
dimana aku dan dirimu
bergelora panas membara
namun panasnya menyejukkan

lantaran semilir silih berganti
menyata rahsia aku disini
pada insan dunia syurgawi
membakar pedih kebahagian

memilih terpilih dan dipilih
melara fana ku tak sedih
itu perjalanan aku yang rasa
biar aku tenggelam dalamnya

Aaaaaaaahhh
ku rasa Kau pun jua
meniti bahagia
tiada taraNYA...

Rentan Asmara

Dikala manusia berbondong2 melayani kerenah dunia,
Dikala parti politik kian bersengketa,
Dikala anak2 muda semakin pudar warnanya,
Dikala tangan2 kanan membawa 'susu' dan tangan2 kiri membawa 'sekam'
Berbondong2 manusia merebut2 apa yg dihulur ditangan kanannya
Lalu tangan kirinya melemparkan isinya pada mereka2 yg ingkar...
Dikala mata,telinga dan mulut disumbat dgn keenakkan syurga, kununnya!
 
Ada jua manusia yg lari darinya....
mengingkari akan keenakkan dan kesedapan yg ditawarkan
membiarkan diri dlm ketandusan, kekeringan dan kegersangan
lalu disumpah seranah dikatakan gila, tak mengenang budi, sipelaku dosa, sigelandangan hina, sinafsu serakah...
lantas berbondong pula yg mengiyakan, bersorak sakan, melaungkan betapa kejinya manusia seperti aku....
Biarlah .... Biarlah..... Biarlahhhhh... bak kata kekasihku, sesungguhnya mrk tidak mengerti lalu telah buta kedua2 matanya... usah dicaci dan dihina krn itu tidak setimpal bg mrk....semoga Allah membuka pintu hidayah buat mereka itulah selayaknya harapan kita selaku sigelandangan hina...

Biarlah aku berada di'gua' ini...sptmana kenangan para kahfi... biarlah dunia melayarkan bahteranya...biarlah bondongan2 manusia itu mengejar utk memasuki bahtera itu... biar sekam menjadi makanan ku...biar lautan gelora menghempasku...Aku rela...demi nafas dan nyawaku semata2 untukMU, Penciptaku, Pengasih dan Penyayangku, serta Pembimbingku sentiasa walau dimana fitrah keberadaanku.
Biarlah aku dianggap gila... biarlah aku dihina dinia, biarlah aku dilupakan... krn apa yg ku harapkan hanyalah IngatanNYA terhadap aku... pandanganNYA terhadapku.....kasihNYA terhadapku...  Aku cukup sedar aku tak punya apa yg dapat ku bawa... segunung amal selautan ibadah... Aku tak punya apa2 tuk ku bawa bersamaku...melainkan hanya ingatan padaMU...melainkan hanya pandangan padaMU ...melainkan hanya kasih dan sayangku padaMU...
Ya Robbi, izinkan kaki ini melangkah kehadratMU, izinkan mata ini menatapMU setiap waktu, izinkan ingatanku mengingatiMU segenap waktu, izinkan perjalananku ini menuruti segala perintah dan tanggungjawab yg telah diputuskan buatku... KeizinanMU itulah yg ku nanti....keizinanMU lah yg ku harapkan... agar dapat ku bertamu diQalbu..bersamaMU setiap waktu walau dimana aku berada.
 "Aku berlindung dengan nama Allah yang tidak memberi kemudaratan dengan namanya apa sahaja di bumi dan langit, Dan Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui"
 
 

Sabtu, 17 Mac 2012

Kemana hala?

Sudahkah diputuskan kehendak diri
keinginan meneguk susu ataupun kopi?
atau masih saja mahu berlegar2 mencari
walhal kebenaran itu sudah berada dicelah gigi?

Biarkanlah aku-aku itu
bersama dengan kehendakKU
andai tertera sudah inginku
akan ku hadapkan mereka ke medan seterusnya

Biarkan berbagai pesona terurai
bukan saja untukmu akan ceritaKU itu
bukan saja untuk bangsamu sahaja akan cerita tentangKU
Penciptaan ku terhadap kehendak dan kemahuanKU itu tidak
bisa kau hitung-hitungkan....atau bisa kau perkira2....

# Minum kopi sampai habis
   jgn diminum seteguk dua
   jgn dinilai cerita sadis
   nilaikan dengan jiwa terbuka

Khamis, 15 Mac 2012

Dimanakah keberadaanku sekarang?
ter

Khamis, 5 Januari 2012

Lara Impian


Terjahan asmara
mengundah aku gundah
malahan aku tak mengerti
bukan apa yg aku rasakan
dimengertikan dalam perasaan

oh cinta
apakah diperbatasan duka
mengulir segala impian
lara yg semakin membungkam
digejolak petala dunia

antara aku dan kamu
mengharap bak adam dan hawa
yg tersemat segala rahsia
dimana AKU yang kau cari
nyata terselindung dalam rahsia
nestapa dimata
bersahutan nafas rahsia

bersirlah akan segala sirNYA
dikalbu terpaut segala cerita
mengindahkan perihal cintaNYA
menghuraikan adaptasi segala
kejadian akan kekuasaan diriNYA

dimana janji yg termetri'
membungkam aku dalam lenaku
segala rahsia engkau dan aku
tersembam jasad tandus
bilamana perihal roh
melayarkan bahtera
kembali pada yg esa

layarkan
layarkan
segala ketentuan padaNYA
menebarkan sayap terbang
bercahaya segala kegelapan
malamku tiada tara
dibalik gempita suasana

oh cinta
hakikat perbualan bersemi cahaya
gundahku tiada lagi ertinya
mata yg melihat
indah akan segala selokanya
dimana petanda
Akulah segalaNYA

lara tuta empira
bersandiwara segala impian
disinggahsana persada
lumrah fitrah azali
ketentuan yg termetri
sudah diacapkali tersedia
tiadalah sumber penafian lagi
sudah tentu lagi tersuluh
bilamana
Aku dan dirinya
bersatu dalam ketiadaan
ketiadaan bersuluh
kusajikan

oh cinta
sepikan segala rahsia
lenyapkan segala derita
bila aku bersamaMU
menikmati perihal bersatu
namun AKU tetap aku
bukan engkau yg kusajikan
dalam gelombang hakikat kemanusiaan

dimanakah
Aku yang kau nantikan
berselindung dari pertapaan
senja yg kau nantikan
tak kunjung diperbatasan
waktu jarak ruang ketentuan
menyajikan kegenapan yg usang
berlari aku berlari
dimanakan mahu sembunyi
bilamana Akulah
Yang Merajai
segala singgahsana laksana
impian yg kutajalikan....

SubhanAllah

Titian Rasa

Terhenti langkah
menghela nafas panjang
memejam kerdipan mata
mendengar rentak degupan jantung

Hatiku semakin sayu
bilaku menyebut namaMU
disetiap pandangan
nyata wujud wajahMU

akukah dipersada ini
bersama sarung kelibatmu
bernada irama senja
berlabuh ditirai asmara

Huuuu
gejolak rasa menghempas jiwa
dimana aku dan dirimu
bergelora panas membara
namun panasnya menyejukkan

lantaran semilir silih berganti
menyata rahsia aku disini
pada insan dunia syurgawi
membakar pedih kebahagian

memilih terpilih dan dipilih
melara fana ku tak sedih
itu perjalanan aku yang rasa
biar aku tenggelam dalamnya

Aaaaaaaahhh
ku rasa Kau pun jua
meniti bahagia
tiada taraNYA...

Pengorbanan

Pengorbanan

Pengorbanan
erti pengabadian diri
terhadap sesuatu
dengan keikhlasan
yg terbit dari sanubari
menyambut ia menjadi
lahiriah diri
terpancar dari segenap segi

pengorbanan
bukan hanya berkorban
harta benda
wang ringgit
masa dan tempat

bukan hanya
menginginkan pembuktian
yang mana dizahirkan
yang mana tidak

bukan hanya
mengimbau kenangan lalu
saat ikhlas,tawakal,redha dan pasrah
demi menyahut seruan ilahi

pengorbanan itu
luas lagi meluaskan
pengorbanan sang jasad,nafsu dan
akal dan qalbu terhadap roh

manakala pengorbanan roh itu
mengorbankan jasad,nafsu,akal,qalbu
dan roh serta apa pun jua yang ada pada 
dirinya zahir dan batin dikorbankan terhadap
Zat Allah Yang Haq lagi Mutlak
hingga hilanglah keakuan,KeAkuan
kembali pada KEAKUAN

TANPA Sebarang Persamaan
TANPA sebarang ertikata
TANPA sebarang persoalan
TANPA sebarang pertikaian
TANPA sebarang ganjaran
TANPA sebarang keinginan
selain daripadaNYA
DenganNYA
UntukNYA
KepadaNYA

bertakhtalah
DIA diSinggahsanaNYA
dengan Segala Kebesaran
Keindahan dan KesempurnaanNYA

Tiadalah yang ada
melainkan Allahu Wa Taala
Robbul Jalil

Maka Leburlah diri
zahir dan batin
jasad dah roh
kembali kepada penciptaNYA
Yang Mutlak


> Sungguhpun jasad hanyalah sebuah pengadaptasian sebuah penyaksian, Yang mengungkai zahiriah tubuh jasadnya dan rohnya Adam.Manakala batiniahnya akan perihal roh yang merupakan sebahagian RohKU yang terkandung dalam tubuh jasad setiap mahkluk yang bernyawa mahupun tidak...

Segalanya yang tercipta merupakan sebuah perencanaan yang Maha Hebat dariNYA.Kerna andai tiada satupun penciptaan dariNYA tidak mengubah apapun terhadap KekuasaanNYA,KehebatanNYA dengan segala KebesaranNYA. Kerna bagiNYA DIA tidak memerlukann segala apapun hanyasanya
DIA suka apa yang DIA ciptakan itu mengenaliNYA, mencariNYA dan kembali kepadaNYA setiap ketika tanpa sebarang beda jarak,masa dan ruang. Hatta segala penzahiran itu diterbitkan olehNYA lantaran oleh penyaksian.Sungguh dialah Yang Maha Merancang dan sebaik2 Perancang.
PerancanganNYA terhadap segala yg melewati alam kabir dan alam soghir hanya DIALAH Yang MenciptaNYA.

Carilah DiriNYA disebalik setiap perkara yg tercipta itu akan dapat kau lihat kelak siapakah PenciptaNYA. Kekalkan pandangan itu setiap ketika hingga hela nafas dan nadimu terhenti..dan berpindah alammu ke tempat yg seterusnya...

Korbankanlah dirimu
zahir dan batin
korbankan segala2NYA
hingga tiada apapun
yg tinggal darimu
oleh apapun selainNYA

Maka tiadalah yg tinggal
selain dari Kata-kataNYA
selain dari perbuatanNYA
selain dari pandanganNYA
selain dari pendengaranNYA

SubhanALLAH wa bihamdihi
SubhanALLAH wa bihamdihi
SubhanALLAH wa bihamdihi

Tiada apa keinginan dan kehendakku
melainkan memandang terus padaMU
walau alam silih berganti
agar dapat ku berada disisiMU
menjadi antara para kekasihMU

Langit dan Bumi

antara langit dan bumi
adanya engkau, aku dan dia
atau kami,kita dan kamu tiadalah beda
bakalan lenyap tak bersisa semuanya
bila hari dijanjikan itu tiba

antara langit dan bumi
tersembunyi segala rahsia
antara pandang atau rasa
tiadalah dapat dibeza
akan pengertiannya
kerna keyakinan yang pasti
terpahat kemas disudut hati
akal fikir mengiyakan ensiklopidianya
andai lumpur dikaki dapat kau kikis
kerna yg bersih kan semakin telus
akan perihalnya

antara langit dan bumi
tersemat rahsia yg dalam
titisan air nikmat
membuahkan bisa keramat
memperlihatkan gugusan indah
dari ketiadaan kepada keberadaan
nyata benih yang ditanam
bisa jadi pepohon indah
yang membuahkan hasilnya
andai ketentuan selari padanya
antara menjadi atau tidak
antara busuk atau baik
antara rosak atau sempurna
menjadilah ia nikmat tersedia
pada fitrah alam yang dijanjikan

dimana nikmat pandangan
dimana nikmat pendengaran
dimana nikmat pergerakkan
dimana nikmat perasaan
bila nyata dinyali
tidak kau pedulikan
hatta menjadi kuda tunggangan
yang kan kembali kesekiannya
tanpa beroleh barang apa
hanya derita sengsara
yang tidak berkesudahan
menjadi titik akhir penentuan
terhidang dimeja
tika kebangkitan itu mulai terseru
bisa semuanya memperlihatkan
akan keagunganNYA

dimana bumi dipijak langit dijunjung
diantaranya ada AKU yang tersembunyi
yg menguasai segala yg bergelar aku
antara makro atau mikro
nyata terhias segalanya
memperlihatkan akan kebesaran dan kesempurnaan
keagunganNYA yang tiada batas

andai dikata menggapai awan
andai dikata tenggelam dek lautan
andai dikata terbang  di angkasa
semuanya tak bererti
tidak setanding

Andai....

sungguh
nafsu itu tak bermata
tak pernah puas apa yg diminta
seharian merajai segenap manusia
agar turut akan perintahnya

sungguh
nafsu itu degil
tak mengendahkan peri hati
jadi pak turut bergelodak naluri
bagai dunia tiada henti

sememangnya nafsu kerjanya begitu
bak kuda liar dirumput
bak jinak2 merpati
nampak jinak dipegang lari

akal sering saja tertipu
hati sering dikelabui
oleh nafsu yang berkeliaran
pabila ia tidak dalam kawalan

oleh itu wahai rohku
perintahkanlah qalbuku itu
agar bersenjatakan akal
dalam dapat kau tawan
nafsu yang semakin menggila
agar taringnya dapat kau tumpulkan
akur tunduk dan patuh
taat dan sabar dalam
perintah keinsanan
yg digariskan


wahai jiwa2 pendosa
runtuhkanlah pagar kesombonganmu
tinggikanlah pagar nafsumu
agar ia tidak lagi mengganas
agar bangun dan jaganya itu
dalam pengawal seliaan
yang sebaiknya...

wahai jiwa2 pendosa
suburkanlah qalbumu itu
suburkan dengan akalmu
agar rohmu itu semakin terang
bersinar
bersinar bak misykat

yg tak dijamah oleh cahaya
kerna baginya minyak itu sendiri
sudah terang lagi menerangkan