Selasa, 24 Julai 2007

July 24, 2007

Rona Jiwa

Tak terdaya rasanya diriku ini.Mengungkai setiap derita yang tiba.Meskipun terkadang ku lepas..terkadang ku tak terdaya.Perjalanan yang masih jauh ku rasa, seakan tak percaya begini adanya.Aku keliru..antara sabar mahupun tidak antara bahagia atau tidak..yang ku cari bukan sempurna tapi yang mampu membuat ku bahagia selamanya. Aku tahu insan-insan itu tersenyum gembira bila ku berduka..biarlah mereka begitu..aku bersyukur sentiasa atas apa yang tiba..meskipun baik mahupun sebaliknya..yang pasti dugaan hidup setiap insan berbeza..aku..kau..mereka ataupun sesiapa sahaja.Akar dan ranting takkan sama.

Ku sedar siapa aku mahupun dirimu.. Sekurang-kurangnya terbitlah siapa dirimu disebalik senyum palsumu itu.. ternyata insan setia bila kesenangan tiba menghilang tika berduka.Lumrah manusia.. Sekali ku terkena takkan datang yang kedua..jangan kau kata ku kejam..aku hanya melindungi apa yang harus ku lindungi..hati dan perasaanku.rezeki dan ketentuan adalah terletak padaNYA.Sedikit pun bukan lahir darimu..Usah kau berangan kau mampu menghancurkan sikitpun semangatku..ia takkan luntur walau sedikit...

seandainya ini dugaan yang harus ku tempuhi..aku redha...aku ikhlas.. semoga ia memberikan keberkatan dalam hidupku seterusnya..Izinkan aku memaafkan setiap insan yang melukai hatiku..semoga hatiku kan sembuh secepatnya.agar aku mampu melangkah pergi dan berlari kembali mencari sebuah erti..penghidupan..
yang mana kau atau aku masih kabur....kerna dihadapanmu takkan kau dapat jangka apa yang bakal atau akan terjadi.semuanya kabur..

Love is CINTA


Cinta...
Ada apa padanya..
Membuat dua dua insan gejolak adanya
Gelisah tak karuan seharian
Membara dijiwa kesegenap anggota
Berkata tanpa suara..
Hanya mata bisa memahaminya
dan hati mentafsirkannya

Cinta..
Berbicaramu dengan gerak tarimu
Meliuk lentuk melingkari mangsanya
Membuatku alpa seketika
Meronai jiwa dalam dunianya
Fantasi indah teristimewa..
Buat insan yang dalam dakapan mesranya..

Cinta..
Andai gelora tsunami tiba
Sabarlah seadanya
peganglah erat urat jiwa
agar tak terungkai dan terlerai segala
yang bisa membuat kita tercampak,tersembam dimerata..
Percayalah..Cinta itu suci..
Cinta itu hakiki..
Lahir dari sanubari dua jiwa
sepertimana terbit dalam jiwa kita
Tanpa cinta lenyap segala
Punahlah segala harapan yang terbungkam
menjadi insan yang robek hatinya
bermata tak melihat
berhati tak merasa
Cintailah cintamu sesungguhnya
kelak insan kan mencintaimu sebegitu..

Meskipun aku masih satu
sabarku terkadang tiada ubatnya
melara jiwa dan mata
hatiku terkadang membara
namun tertera gelita adanya
ahhh... sungguh aku perlu bersyukur
kerna aku mampu menarik nafas lega
bayang2ku masih berada dibelakangku..
menuntunku agar terus tegak berdiri..berlari..

Meskipun terkadang bisa aku terpedaya
pada lirikan mata
pada senyuman palsu
yang menjengah pintu hatiku..
Aku tak peduli..
sudah tiba masanya untukku tinggikan
dinding pemisah..
agar hatiku tidak tercalar kembali..
sepertimana selalu..

Aku pasrah..
Pasrah padaMU
Sesungguhnya Perit untukku telan
semua derita yang tiba
tak henti satu persatu adanya
datang bertubi2..
namun.. beginilah aku
ada kalanya ku kalah
ada kalanya ku bertahan
ada kalanya ku hunuskan jemala saktiku
agar diriku tidak dilukai..

Mereka tersenyum rupanya
Melihat aku begini
tersadai mengelamun sendiri
sungguh aku bersyukur atas nikmatNYA
dan juga ikhlas atas yang datang dan pergi pada dan dariku..
kerna ku percaya qada dan qadar yang tiba
sepertimana aku kau juga begitu..

Cetusan rasa seorang pecinta yang setia : 240707

Ahad, 22 Julai 2007

Pengakhirannya telah bermula disini.

October 22, 2007

Sememangnya sukar bagi ku menempuhnya. Meskipun selama ini bisa ku tangkis semua bicara kosong yang bisa menunjangi pendirian aku.kini kosong.hampa.terbit segala sengsara yang amat tebal.Memungkinkan aku tersepuk dibalik gelora hati teramat sangat.sakit.pedih.termamah aku dek gambaran yang dulu menyinggah dengan tawa dan gembira.tapi semuanya pudar dan berganti pedih.

Apa hatus ku hela nafas panjangku? atau ku hentikan saja nafasku ini.segala tak menjadi fikirku tumpul segala.langkah kaki ku kaku.bibirku bisu.dimanakah semuanya yang pernah menjadi suara.yang mengamit rasa yang penuh kesyukuran itu. dimanakah tika aku memerlukannya.

ingin ku jeritttttttttttttttt......sekuat kuatnyaaaaaaaaaaaaaaaaa
biar seluruh dunia dengar akan suaraku
biar pekat bergegar suasana

ia semakin hampir. tapi apa? tak terduga olehku akannya.tak terdaya aku untuk mengalasnya.mana mungkin diusia begini.apakah telah ku sedia menginggalkan segalanya.disini.semuanya.apakah sudah sampai masanya 1428H sepatutnya 1424H?
Apakah aku mampu menidakkannya..

Siapakah aku?
Dimanakah aku
terbitnya diri didalam diri
menyerlah rahsia yang tersembunyi

Bak keris pulang ke gangang
Bak Siluman menyahut cabaran
apakah mampu ku julang
keris yg digalas dipinggang
berat sungguh berat
tak tergalas antara dua alam
mampukah aku?
kuatkah aku?

akan ku susun
akan ku cari
dimana kah ia bersemadi

Raden Adiningrat Kesuma Jati...

October 22, 2007