Selasa, 8 Mei 2012

Alkisah aku dengan angin dan api

Terkesima aku tatkala hari-hariku berliku.Bak dilambung ombak ada yg tenang dan ada yg gelora.Tapi sememangnya aku kepenatan dan kelelahan.Tatkala disangka semakin dekat hakikatnya semakin jauh.Tatkala disangka digenggam hakikatnya bukan ia digenggaman.Pilu dan aku merintih terkadang.Alangkah sukarnya perjalanan ini...tanpa bantuan dariMU.

Bak menelaah angin dan api. Gejolak angin dan api terkadang membuatkan aku kepenatan kelelahan yang amat sangat.Merusuk api dicelah2 jari itu membuatkan aku gusar...merona dialiran darah yang menimbul disegenap urat sarafku...ah,,,,nyah kau dari sini..aku tak sudi dan tidak memerlukanmu...disini..Angin yg bersamanya terhenti di tanganku..bergelumang ia disitu...sudahhhhhh...hentikan permainan kotormu itu...aku takkan terpedaya dengan helah kamu ini..

Pengorbanan

Pengorbanan

Pengorbanan
erti pengabadian diri
terhadap sesuatu
dengan keikhlasan
yg terbit dari sanubari
menyambut ia menjadi
lahiriah diri
terpancar dari segenap segi

pengorbanan
bukan hanya berkorban
harta benda
wang ringgit
masa dan tempat

bukan hanya
menginginkan pembuktian
yang mana dizahirkan
yang mana tidak

bukan hanya
mengimbau kenangan lalu
saat ikhlas,tawakal,redha dan pasrah
demi menyahut seruan ilahi

pengorbanan itu
luas lagi meluaskan
pengorbanan sang jasad,nafsu dan
akal dan qalbu terhadap roh

manakala pengorbanan roh itu
mengorbankan jasad,nafsu,akal,qalbu
dan roh serta apa pun jua yang ada pada 
dirinya zahir dan batin dikorbankan terhadap
Zat Allah Yang Haq lagi Mutlak
hingga hilanglah keakuan,KeAkuan
kembali pada KEAKUAN

TANPA Sebarang Persamaan
TANPA sebarang ertikata
TANPA sebarang persoalan
TANPA sebarang pertikaian
TANPA sebarang ganjaran
TANPA sebarang keinginan
selain daripadaNYA
DenganNYA
UntukNYA
KepadaNYA

bertakhtalah
DIA diSinggahsanaNYA
dengan Segala Kebesaran
Keindahan dan KesempurnaanNYA

Tiadalah yang ada
melainkan Allahu Wa Taala
Robbul Jalil

Maka Leburlah diri
zahir dan batin
jasad dah roh
kembali kepada penciptaNYA
Yang Mutlak


 Sungguhpun jasad hanyalah sebuah pengadaptasian sebuah penyaksian, Yang mengungkai zahiriah tubuh jasadnya dan rohnya Adam.Manakala batiniahnya akan perihal roh yang merupakan sebahagian RohKU yang terkandung dalam tubuh jasad setiap mahkluk yang bernyawa mahupun tidak...

Segalanya yang tercipta merupakan sebuah perencanaan yang Maha Hebat dariNYA.Kerna andai tiada satupun penciptaan dariNYA tidak mengubah apapun terhadap KekuasaanNYA,KehebatanNYA dengan segala KebesaranNYA. Kerna bagiNYA DIA tidak memerlukann segala apapun hanyasanya
DIA suka apa yang DIA ciptakan itu mengenaliNYA, mencariNYA dan kembali kepadaNYA setiap ketika tanpa sebarang beda jarak,masa dan ruang. Hatta segala penzahiran itu diterbitkan olehNYA lantaran oleh penyaksian.Sungguh dialah Yang Maha Merancang dan sebaik2 Perancang.
PerancanganNYA terhadap segala yg melewati alam kabir dan alam soghir hanya DIALAH Yang MenciptaNYA.

Carilah DiriNYA disebalik setiap perkara yg tercipta itu akan dapat kau lihat kelak siapakah PenciptaNYA. Kekalkan pandangan itu setiap ketika hingga hela nafas dan nadimu terhenti..dan berpindah alammu ke tempat yg seterusnya...

Korbankanlah dirimu
zahir dan batin
korbankan segala2NYA
hingga tiada apapun
yg tinggal darimu
oleh apapun selainNYA

Maka tiadalah yg tinggal
selain dari Kata-kataNYA
selain dari perbuatanNYA
selain dari pandanganNYA
selain dari pendengaranNYA

SubhanALLAH wa bihamdihi
SubhanALLAH wa bihamdihi
SubhanALLAH wa bihamdihi

Tiada apa keinginan dan kehendakku
melainkan memandang terus padaMU
walau alam silih berganti
agar dapat ku berada disisiMU
menjadi antara para kekasihMU

Titian Rasa

Terhenti langkah
menghela nafas panjang
memejam kerdipan mata
mendengar rentak degupan jantung

Hatiku semakin sayu
bilaku menyebut namaMU
disetiap pandangan
nyata wujud wajahMU

akukah dipersada ini
bersama sarung kelibatmu
bernada irama senja
berlabuh ditirai asmara

Huuuu
gejolak rasa menghempas jiwa
dimana aku dan dirimu
bergelora panas membara
namun panasnya menyejukkan

lantaran semilir silih berganti
menyata rahsia aku disini
pada insan dunia syurgawi
membakar pedih kebahagian

memilih terpilih dan dipilih
melara fana ku tak sedih
itu perjalanan aku yang rasa
biar aku tenggelam dalamnya

Aaaaaaaahhh
ku rasa Kau pun jua
meniti bahagia
tiada taraNYA...

Rentan Asmara

Dikala manusia berbondong2 melayani kerenah dunia,
Dikala parti politik kian bersengketa,
Dikala anak2 muda semakin pudar warnanya,
Dikala tangan2 kanan membawa 'susu' dan tangan2 kiri membawa 'sekam'
Berbondong2 manusia merebut2 apa yg dihulur ditangan kanannya
Lalu tangan kirinya melemparkan isinya pada mereka2 yg ingkar...
Dikala mata,telinga dan mulut disumbat dgn keenakkan syurga, kununnya!
 
Ada jua manusia yg lari darinya....
mengingkari akan keenakkan dan kesedapan yg ditawarkan
membiarkan diri dlm ketandusan, kekeringan dan kegersangan
lalu disumpah seranah dikatakan gila, tak mengenang budi, sipelaku dosa, sigelandangan hina, sinafsu serakah...
lantas berbondong pula yg mengiyakan, bersorak sakan, melaungkan betapa kejinya manusia seperti aku....
Biarlah .... Biarlah..... Biarlahhhhh... bak kata kekasihku, sesungguhnya mrk tidak mengerti lalu telah buta kedua2 matanya... usah dicaci dan dihina krn itu tidak setimpal bg mrk....semoga Allah membuka pintu hidayah buat mereka itulah selayaknya harapan kita selaku sigelandangan hina...

Biarlah aku berada di'gua' ini...sptmana kenangan para kahfi... biarlah dunia melayarkan bahteranya...biarlah bondongan2 manusia itu mengejar utk memasuki bahtera itu... biar sekam menjadi makanan ku...biar lautan gelora menghempasku...Aku rela...demi nafas dan nyawaku semata2 untukMU, Penciptaku, Pengasih dan Penyayangku, serta Pembimbingku sentiasa walau dimana fitrah keberadaanku.
Biarlah aku dianggap gila... biarlah aku dihina dinia, biarlah aku dilupakan... krn apa yg ku harapkan hanyalah IngatanNYA terhadap aku... pandanganNYA terhadapku.....kasihNYA terhadapku...  Aku cukup sedar aku tak punya apa yg dapat ku bawa... segunung amal selautan ibadah... Aku tak punya apa2 tuk ku bawa bersamaku...melainkan hanya ingatan padaMU...melainkan hanya pandangan padaMU ...melainkan hanya kasih dan sayangku padaMU...
Ya Robbi, izinkan kaki ini melangkah kehadratMU, izinkan mata ini menatapMU setiap waktu, izinkan ingatanku mengingatiMU segenap waktu, izinkan perjalananku ini menuruti segala perintah dan tanggungjawab yg telah diputuskan buatku... KeizinanMU itulah yg ku nanti....keizinanMU lah yg ku harapkan... agar dapat ku bertamu diQalbu..bersamaMU setiap waktu walau dimana aku berada.
 "Aku berlindung dengan nama Allah yang tidak memberi kemudaratan dengan namanya apa sahaja di bumi dan langit, Dan Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui"