Khamis, 21 Jun 2012

....Akulah aku....

Bismillahirrohmanirrohim

itulah Aku
bukan aku yang kau katakan Aku
Aku lah yang sebenarnya
yang bersuara
yang berkata
yang bergerak
yang merasa dan menyentuh
yang mendengar
yang melihat
yg berada dalam lapisan demi lapisan yg terdalam
yg terdalam punya lapisan demi lapisan tak terhitung
sehingga menyala lampu itu
tanpa sebarang minyak yg menyalakan

semuanya yang dizahirkan Aku 
adalah dari AKU
pemilik yang Mutlak lagi Tunggal
yang berpisah tiada
yang berjauhan tiada
yang terang lagi jelas
bersuluh dikala terang
yang gelap lagi tersembunyi 
menyatakan bahawa
AKUlah pemilik segala-galanya
AKUlah pencipta segala-galanya
AKUlah pengerak segala-galanya
AKUlah segala-galanya
tanpa sebarang pengecualian

aku melihat Aku dengan jelasnya
tanpa berselindung dibalik kamar atau gelita
Aku yang ku lihat merata-rata
dimana yg terpandang,terlihat,terdengar,terasa
Aku lah jua dimana-mana

Aku yang padaku 
memperihalkan segalanya tentang diri Aku melalui AKU
bersama akal , nafsu, roh dan qalbu
untuk dikuliti satu persatu
memperlihatkan natijah, sebab dan asbab
memperlihatkan 
sesungguhNYA
AKU lah yang wujud lg maujud
Zat yang Mutlak lagi Haq
keatas segala-galaNYA

Aku yang pada dirimu
sama saja seperti aku
dimana2 saja yg terlihat atau tidak
nyata kesadaran itulah
memungkinkan 
apakah sudah dikuliti mahupun tidak
beda antara Aku padaku dan Aku padamu
usahlah digusari 
kerna AKU yang memperkenalkan akan Aku
yang kan memperhalusi wujudnya aku
yang nyata dalam kesucian lagi tulus
diselubungi oleh sekian banyak 
lapisan-lapisan 
yang nyata mahupun tidak....

Usahlah kau gusar mahupun sangsi
segala perjalanan yg sudah termetri
masing2 sudah dipersiapkan
dengan segala persiapan
masing2 punya jalan
membuka tabir sekelian alam
menerjah perjalanan kedalam
atau keluar tiada beda

biarkan aku-aku itu
biarkan ketentuan itu berlaku
sepertimana yg AKU inginkan
tetapkanlah perjalananmu
hingga ketemu AKU
sepertimana yang AKU inginkan

biarkan Aku memimpinmu
disuatu saat nnti 
israk mikrajmu
bakal melantunkanmu kepadaKU
kerana kerinduanKU kepadamu
melebihi kerinduan Aku kepadaKU
melebihi kerinduan aku terhadap Aku.

singkaplah tabir2 itu
dengan adab-adab kesucian dan ketulusan
keikhlasan,keredhaan,ketakwaan dan kepasrahan.
nantikanlah detik dan ketika itu
dengan 
penuh kesabaran dan keyakinan

kembalilah padaKU
dengan penuh kerelaan
tanpa ada suatu zarahpun yg menduakan
lagi menyangsikan
antara lainnya dengan AKU

Aminn

detik 4.31pg
saat sakratulmaut melanda ibuku 7hari yg lalu...5.44pagi
Ya Allah rahmatilah roh ibuku....
Engkaulah segala pengharapanku.
Keinginanku hidup dan matiku
hanya untukMU

amin

Isnin, 18 Jun 2012

Salam Akhir bondaku... 14.6.2012 [5.44pagi]

amdYa ayyuhan nafsul muthmainnah, irji’i ila rabbiki radhiyatam mardhiyyah (wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati puas lagi diridhai-Nya)

Baca selengkapnya: http://www.konsultasisyariah.com/hukum-mengucapkan-ya-ayyuhan-nafsul-muthmainnah-bila-ada-orang-mati/#ixzz1y56HeDzC



Bismillahirrohmannirrohim
Khusus buat armarhumah ibuku yg ku cintai - buat pedoman diriku yg hina dina ini.
disaat 5.44pg 14.6.2012 - Nafas terakhir darinya
14.6.2012 - 11.30pg : Pengkebumian Arwah ibuku di Tanah Perkuburan Assam Jawa

ibuku tersayang mengalami sakratul maut dan akhirnya melangkah perginya ibuku yg kurindui ke pergi ke Rahmatullah.Moga ALLAH merahmati akan rohnya dan ditempatkan bersama-sama dengan para solehah.
innalillahi wa inna illahi rojiun....
khususan Ya Ruhi Kamsinan binti Kasminah
Al-Fatihah
Maka benarlah akan firmanNYA:-
“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati” (QS. 3 Ali Imran : 185). 
“Dimanapun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, walaupun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kukuh” (QS. 4 An nisa : 78)
 “Ya ayyuhan nafsul muthmainnah, irji’i ila rabbiki radhiyatam mardhiyyah .."
(wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati puas lagi diridhai-Nya),... (surat Al-Fajr: 27-28).
AMIN
Mak.... SesungguhNYA hanya ALLAH SWT saja yg tahu betapa aku amat merindui mak.... Maafkan anakmu ini jika sepanjang hayat ini, anakmu ini tak dapat menunaikan tanggungjawab terhadap mak dengan sebaiknya diatas sebab-sebab tertentu. cukuplah ALLAH SWT saja yg tahu apa yg berada dihati ini dan apa jua usaha dan ikhtiar yg anakmu ini lakukan dibalik jendela tontonan manusia. Itu saja yg mampu anakmu ini lakukan...selebihnya anakmu ini serahkan pada ALLAH SWT Yang Maha Kuasa keatas segala-galaNYA..
Mak.... Maafkan anakmu ini kerna tidak dapat menunaikan impianmu tatkala hidupmu diatas kesempitan hidup yg melanda anakmu ini.... walaupun begitu...apa jua keputusan yg anakmu ambil dulu tidak pernah sekalipun anakmu ini sesalkan... insyaALLAH, andai ada rezeki dan ketentuan dariNYA akan anakmu ini tunaikan segala impian yang mak inginkan itu....
Mak....biarlah pengorbanan yg selama ini yg secebis cuma ini hanya ALLAH SWT yg tau... biarku memikul beban celaan dan tomahan...semua itu tak akan menggugat perjalanan dan hidupku ini....anakmu ini tak memerlukan pujian dan sanjungan manusia untuk berjalan dimuka bumi ini...selayaknya pujian dan sanjungan itu pada ALLAH SWT Yang Maha Agong dalam PengaturanNYA.
Mak.... Terima kasih diatas keredhaan mak diatas perjalanan anakmu ini.... maafkan anakmu ini kerna tak dapat mengiringi mak ke pintu akhir itu.... kerna anakmu ini masih belum mampu menerjahnya...insyaALLAH andai dengan izinNYA atau kurniaNYA anakmu ini akan teruskan perjalanan sepertimana kehendakNYA. Mak...semoga mak pegang kalimat terakhir dari anakmu ini disaat terakhir mak itu... itulah saja yg dapat anakmu ini berikan buat bekal perjalanan mak kesana nanti... selebihnya anakmu ini serahkan pada ALLAH SWT Yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani.
Mak, masih ingatku akan pelukan terakhirmu itu hingga ke akhir hayatku nnti...penuh kelembutan,penuh kerinduan dan kasih sayang....dari mak.... melebihi saat mak memelukku disaat sewaktu kecil anakmu dulu... ya mak...anakmu ini akan cuba untuk tidak bersedih atau meratapi pemergian mak...akan anakmu ini meredhakan pemergian mak dgn sepenuh hati.... Air mata yg mengalir sebak itu adalah air mata kerinduan....kesyukuran kerna mak telah melepasi penderitaan yg sangat sukar dlm masa yg cukup lama.... redhakan lah mak apa jua yg berlaku.... terkadang setiap perkara yg berlaku merupakan kifarah keatas dosa-dosa kita yg lampau...itulah terkadang berlaku terhadap anakmu ini....
Mak, syukurku tak terhingga...ALLAH SWT kabulkan doaku.... meskipun terkadang anakmu ini terlepas beberapa isyarat2 penting...namun tak terhitung betapa syukurku pada ALLAH SWT diatas kesempatan dan peluang yg diberikan untukku... walau dgn nyawaku masih tak dapat membalas betapa bersyukurnya anakmu ini dgn kesempatan yg diberikan oleh ALLAH SWT. Itu saja yg anakmu dapat lakukan semampu qudrat,ilmu yg diberikan ALLAH SWT. Syukurku tak terhingga kepada ALLAH, melalui makhluk-makhlukNYA diutus sebagai bantuan tuk mak menghadapi sakratulmaut dan disepanjang perjalanan kematian ,pengkebumian hingga penyempurnaan majlis tahlil khusus buat mak.... SesungguhNYA hanya ALLAH lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang....
Alhamdulillah.... tali pengikat yg mengikat keturunan telah diputuskan pada mak...Syukur pada ALLAH SWT diatas keizinanNYA dan KekuasaanNYA.. SesungguhNYA Yang Haq Mengatasi Batil.... itulah kepastian dariNYA. Anakmu ini akan cuba melunaskan tanggungjawab yg terpikul ini semampunya...semoga ALLAH SWT akan membantu dan meringankan usaha dan tanggungjawab anakmu ini...walaupun amat sukar jika dipandang....namun ALLAH SWT Maha Berkuasa... anakmu ini hanya melaksanakan apa yg diberi sebaik mungkin...selebihnya kepada ALLAH SWT anakmu ini serahkan....
Mak.... Semoga mak berbahagia dialam sana.... suatu saat pasti anakmu ini akan menempuh akan perkara yg telah mak alami.... semoga disuatu saat nanti kita akan ketemu kembali.... anakmu ini akan sabar menanti saat dan ketika itu...semoga ALLAH SWT izinkan hendakNYA...InsyaALLAH.... Aminnn
Mak.... jangan dirisaukan akan bapak.... anakmu ini akan cuba tunaikan semampu yg boleh.... semoga diberkati ALLAH dgn keizinan dariNYA... anakmu ini akan menunaikan tanggungjawab yg tergalas walaupun tidak ditonton oleh manusia2 lain... biarlah anakmu ini menggunakan caranya sendiri....sepertimana yg ALLAH SWT kehendakki...
Mak....roda ingatan ini sentiasa akan berputar mengingatkan saat manis kita bersama dari kecil hingga saat mak pergi... akan kubasahkan kalimah2 untukmu semampuku.... anakmu ini meredhakan kepergian mak setulusnya... semoga ALLAH SWT merahmati roh mak hingga ke penghidupan abadi itu nanti...
akhir kata 
Ya ALLAH Hu Ya Robbi - Sampaikan salam kerinduan , peluk cium utk roh ibuku...semoga untaian kata ini  penyejuk dan pereda kerinduannya.... restuilah penghidupannya yg lalu mahupun penghidupan barunya...redhailah penghidupannya yg lalu mahupun penghidupan barunya...rahmatilah penghidupannya yg lalu mahupun penghidupan barunya.... Semoga ibuku berbahagia dialam sana.
AMINNN
Alhamdulillah.... Alhamdulillah.... Alhamdulillah....Alhamdulillah....
Allahu Haq.... Allahu Haq.... Allahu Haq..... Allahu Haq....
inna solati wa nusuki wa mah ya ya wa ma mati lillahirobbil alamin....
Bismillahil ladzi La yadzuru ma asmihi syaiun, fil ardhi wala fis sama'ie wa huwas samiul alimmm
AMINNN YA ROBBAL ALAMIN
AMINNN


Baca selengkapnya: http://www.konsultasisyariah.com/hukum-mengucapkan-ya-ayyuhan-nafsul-muthmainnah-bila-ada-orang-mati/#ixzz1y56HeDzC



Read more about Jenazah by www.konsultasisyariah.com



Selasa, 8 Mei 2012

Alkisah aku dengan angin dan api

Terkesima aku tatkala hari-hariku berliku.Bak dilambung ombak ada yg tenang dan ada yg gelora.Tapi sememangnya aku kepenatan dan kelelahan.Tatkala disangka semakin dekat hakikatnya semakin jauh.Tatkala disangka digenggam hakikatnya bukan ia digenggaman.Pilu dan aku merintih terkadang.Alangkah sukarnya perjalanan ini...tanpa bantuan dariMU.

Bak menelaah angin dan api. Gejolak angin dan api terkadang membuatkan aku kepenatan kelelahan yang amat sangat.Merusuk api dicelah2 jari itu membuatkan aku gusar...merona dialiran darah yang menimbul disegenap urat sarafku...ah,,,,nyah kau dari sini..aku tak sudi dan tidak memerlukanmu...disini..Angin yg bersamanya terhenti di tanganku..bergelumang ia disitu...sudahhhhhh...hentikan permainan kotormu itu...aku takkan terpedaya dengan helah kamu ini..

Pengorbanan

Pengorbanan

Pengorbanan
erti pengabadian diri
terhadap sesuatu
dengan keikhlasan
yg terbit dari sanubari
menyambut ia menjadi
lahiriah diri
terpancar dari segenap segi

pengorbanan
bukan hanya berkorban
harta benda
wang ringgit
masa dan tempat

bukan hanya
menginginkan pembuktian
yang mana dizahirkan
yang mana tidak

bukan hanya
mengimbau kenangan lalu
saat ikhlas,tawakal,redha dan pasrah
demi menyahut seruan ilahi

pengorbanan itu
luas lagi meluaskan
pengorbanan sang jasad,nafsu dan
akal dan qalbu terhadap roh

manakala pengorbanan roh itu
mengorbankan jasad,nafsu,akal,qalbu
dan roh serta apa pun jua yang ada pada 
dirinya zahir dan batin dikorbankan terhadap
Zat Allah Yang Haq lagi Mutlak
hingga hilanglah keakuan,KeAkuan
kembali pada KEAKUAN

TANPA Sebarang Persamaan
TANPA sebarang ertikata
TANPA sebarang persoalan
TANPA sebarang pertikaian
TANPA sebarang ganjaran
TANPA sebarang keinginan
selain daripadaNYA
DenganNYA
UntukNYA
KepadaNYA

bertakhtalah
DIA diSinggahsanaNYA
dengan Segala Kebesaran
Keindahan dan KesempurnaanNYA

Tiadalah yang ada
melainkan Allahu Wa Taala
Robbul Jalil

Maka Leburlah diri
zahir dan batin
jasad dah roh
kembali kepada penciptaNYA
Yang Mutlak


 Sungguhpun jasad hanyalah sebuah pengadaptasian sebuah penyaksian, Yang mengungkai zahiriah tubuh jasadnya dan rohnya Adam.Manakala batiniahnya akan perihal roh yang merupakan sebahagian RohKU yang terkandung dalam tubuh jasad setiap mahkluk yang bernyawa mahupun tidak...

Segalanya yang tercipta merupakan sebuah perencanaan yang Maha Hebat dariNYA.Kerna andai tiada satupun penciptaan dariNYA tidak mengubah apapun terhadap KekuasaanNYA,KehebatanNYA dengan segala KebesaranNYA. Kerna bagiNYA DIA tidak memerlukann segala apapun hanyasanya
DIA suka apa yang DIA ciptakan itu mengenaliNYA, mencariNYA dan kembali kepadaNYA setiap ketika tanpa sebarang beda jarak,masa dan ruang. Hatta segala penzahiran itu diterbitkan olehNYA lantaran oleh penyaksian.Sungguh dialah Yang Maha Merancang dan sebaik2 Perancang.
PerancanganNYA terhadap segala yg melewati alam kabir dan alam soghir hanya DIALAH Yang MenciptaNYA.

Carilah DiriNYA disebalik setiap perkara yg tercipta itu akan dapat kau lihat kelak siapakah PenciptaNYA. Kekalkan pandangan itu setiap ketika hingga hela nafas dan nadimu terhenti..dan berpindah alammu ke tempat yg seterusnya...

Korbankanlah dirimu
zahir dan batin
korbankan segala2NYA
hingga tiada apapun
yg tinggal darimu
oleh apapun selainNYA

Maka tiadalah yg tinggal
selain dari Kata-kataNYA
selain dari perbuatanNYA
selain dari pandanganNYA
selain dari pendengaranNYA

SubhanALLAH wa bihamdihi
SubhanALLAH wa bihamdihi
SubhanALLAH wa bihamdihi

Tiada apa keinginan dan kehendakku
melainkan memandang terus padaMU
walau alam silih berganti
agar dapat ku berada disisiMU
menjadi antara para kekasihMU

Titian Rasa

Terhenti langkah
menghela nafas panjang
memejam kerdipan mata
mendengar rentak degupan jantung

Hatiku semakin sayu
bilaku menyebut namaMU
disetiap pandangan
nyata wujud wajahMU

akukah dipersada ini
bersama sarung kelibatmu
bernada irama senja
berlabuh ditirai asmara

Huuuu
gejolak rasa menghempas jiwa
dimana aku dan dirimu
bergelora panas membara
namun panasnya menyejukkan

lantaran semilir silih berganti
menyata rahsia aku disini
pada insan dunia syurgawi
membakar pedih kebahagian

memilih terpilih dan dipilih
melara fana ku tak sedih
itu perjalanan aku yang rasa
biar aku tenggelam dalamnya

Aaaaaaaahhh
ku rasa Kau pun jua
meniti bahagia
tiada taraNYA...

Rentan Asmara

Dikala manusia berbondong2 melayani kerenah dunia,
Dikala parti politik kian bersengketa,
Dikala anak2 muda semakin pudar warnanya,
Dikala tangan2 kanan membawa 'susu' dan tangan2 kiri membawa 'sekam'
Berbondong2 manusia merebut2 apa yg dihulur ditangan kanannya
Lalu tangan kirinya melemparkan isinya pada mereka2 yg ingkar...
Dikala mata,telinga dan mulut disumbat dgn keenakkan syurga, kununnya!
 
Ada jua manusia yg lari darinya....
mengingkari akan keenakkan dan kesedapan yg ditawarkan
membiarkan diri dlm ketandusan, kekeringan dan kegersangan
lalu disumpah seranah dikatakan gila, tak mengenang budi, sipelaku dosa, sigelandangan hina, sinafsu serakah...
lantas berbondong pula yg mengiyakan, bersorak sakan, melaungkan betapa kejinya manusia seperti aku....
Biarlah .... Biarlah..... Biarlahhhhh... bak kata kekasihku, sesungguhnya mrk tidak mengerti lalu telah buta kedua2 matanya... usah dicaci dan dihina krn itu tidak setimpal bg mrk....semoga Allah membuka pintu hidayah buat mereka itulah selayaknya harapan kita selaku sigelandangan hina...

Biarlah aku berada di'gua' ini...sptmana kenangan para kahfi... biarlah dunia melayarkan bahteranya...biarlah bondongan2 manusia itu mengejar utk memasuki bahtera itu... biar sekam menjadi makanan ku...biar lautan gelora menghempasku...Aku rela...demi nafas dan nyawaku semata2 untukMU, Penciptaku, Pengasih dan Penyayangku, serta Pembimbingku sentiasa walau dimana fitrah keberadaanku.
Biarlah aku dianggap gila... biarlah aku dihina dinia, biarlah aku dilupakan... krn apa yg ku harapkan hanyalah IngatanNYA terhadap aku... pandanganNYA terhadapku.....kasihNYA terhadapku...  Aku cukup sedar aku tak punya apa yg dapat ku bawa... segunung amal selautan ibadah... Aku tak punya apa2 tuk ku bawa bersamaku...melainkan hanya ingatan padaMU...melainkan hanya pandangan padaMU ...melainkan hanya kasih dan sayangku padaMU...
Ya Robbi, izinkan kaki ini melangkah kehadratMU, izinkan mata ini menatapMU setiap waktu, izinkan ingatanku mengingatiMU segenap waktu, izinkan perjalananku ini menuruti segala perintah dan tanggungjawab yg telah diputuskan buatku... KeizinanMU itulah yg ku nanti....keizinanMU lah yg ku harapkan... agar dapat ku bertamu diQalbu..bersamaMU setiap waktu walau dimana aku berada.
 "Aku berlindung dengan nama Allah yang tidak memberi kemudaratan dengan namanya apa sahaja di bumi dan langit, Dan Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui"
 
 

Sabtu, 17 Mac 2012

Kemana hala?

Sudahkah diputuskan kehendak diri
keinginan meneguk susu ataupun kopi?
atau masih saja mahu berlegar2 mencari
walhal kebenaran itu sudah berada dicelah gigi?

Biarkanlah aku-aku itu
bersama dengan kehendakKU
andai tertera sudah inginku
akan ku hadapkan mereka ke medan seterusnya

Biarkan berbagai pesona terurai
bukan saja untukmu akan ceritaKU itu
bukan saja untuk bangsamu sahaja akan cerita tentangKU
Penciptaan ku terhadap kehendak dan kemahuanKU itu tidak
bisa kau hitung-hitungkan....atau bisa kau perkira2....

# Minum kopi sampai habis
   jgn diminum seteguk dua
   jgn dinilai cerita sadis
   nilaikan dengan jiwa terbuka

Khamis, 15 Mac 2012

Dimanakah keberadaanku sekarang?
ter

Khamis, 5 Januari 2012

Lara Impian


Terjahan asmara
mengundah aku gundah
malahan aku tak mengerti
bukan apa yg aku rasakan
dimengertikan dalam perasaan

oh cinta
apakah diperbatasan duka
mengulir segala impian
lara yg semakin membungkam
digejolak petala dunia

antara aku dan kamu
mengharap bak adam dan hawa
yg tersemat segala rahsia
dimana AKU yang kau cari
nyata terselindung dalam rahsia
nestapa dimata
bersahutan nafas rahsia

bersirlah akan segala sirNYA
dikalbu terpaut segala cerita
mengindahkan perihal cintaNYA
menghuraikan adaptasi segala
kejadian akan kekuasaan diriNYA

dimana janji yg termetri'
membungkam aku dalam lenaku
segala rahsia engkau dan aku
tersembam jasad tandus
bilamana perihal roh
melayarkan bahtera
kembali pada yg esa

layarkan
layarkan
segala ketentuan padaNYA
menebarkan sayap terbang
bercahaya segala kegelapan
malamku tiada tara
dibalik gempita suasana

oh cinta
hakikat perbualan bersemi cahaya
gundahku tiada lagi ertinya
mata yg melihat
indah akan segala selokanya
dimana petanda
Akulah segalaNYA

lara tuta empira
bersandiwara segala impian
disinggahsana persada
lumrah fitrah azali
ketentuan yg termetri
sudah diacapkali tersedia
tiadalah sumber penafian lagi
sudah tentu lagi tersuluh
bilamana
Aku dan dirinya
bersatu dalam ketiadaan
ketiadaan bersuluh
kusajikan

oh cinta
sepikan segala rahsia
lenyapkan segala derita
bila aku bersamaMU
menikmati perihal bersatu
namun AKU tetap aku
bukan engkau yg kusajikan
dalam gelombang hakikat kemanusiaan

dimanakah
Aku yang kau nantikan
berselindung dari pertapaan
senja yg kau nantikan
tak kunjung diperbatasan
waktu jarak ruang ketentuan
menyajikan kegenapan yg usang
berlari aku berlari
dimanakan mahu sembunyi
bilamana Akulah
Yang Merajai
segala singgahsana laksana
impian yg kutajalikan....

SubhanAllah

Titian Rasa

Terhenti langkah
menghela nafas panjang
memejam kerdipan mata
mendengar rentak degupan jantung

Hatiku semakin sayu
bilaku menyebut namaMU
disetiap pandangan
nyata wujud wajahMU

akukah dipersada ini
bersama sarung kelibatmu
bernada irama senja
berlabuh ditirai asmara

Huuuu
gejolak rasa menghempas jiwa
dimana aku dan dirimu
bergelora panas membara
namun panasnya menyejukkan

lantaran semilir silih berganti
menyata rahsia aku disini
pada insan dunia syurgawi
membakar pedih kebahagian

memilih terpilih dan dipilih
melara fana ku tak sedih
itu perjalanan aku yang rasa
biar aku tenggelam dalamnya

Aaaaaaaahhh
ku rasa Kau pun jua
meniti bahagia
tiada taraNYA...

Pengorbanan

Pengorbanan

Pengorbanan
erti pengabadian diri
terhadap sesuatu
dengan keikhlasan
yg terbit dari sanubari
menyambut ia menjadi
lahiriah diri
terpancar dari segenap segi

pengorbanan
bukan hanya berkorban
harta benda
wang ringgit
masa dan tempat

bukan hanya
menginginkan pembuktian
yang mana dizahirkan
yang mana tidak

bukan hanya
mengimbau kenangan lalu
saat ikhlas,tawakal,redha dan pasrah
demi menyahut seruan ilahi

pengorbanan itu
luas lagi meluaskan
pengorbanan sang jasad,nafsu dan
akal dan qalbu terhadap roh

manakala pengorbanan roh itu
mengorbankan jasad,nafsu,akal,qalbu
dan roh serta apa pun jua yang ada pada 
dirinya zahir dan batin dikorbankan terhadap
Zat Allah Yang Haq lagi Mutlak
hingga hilanglah keakuan,KeAkuan
kembali pada KEAKUAN

TANPA Sebarang Persamaan
TANPA sebarang ertikata
TANPA sebarang persoalan
TANPA sebarang pertikaian
TANPA sebarang ganjaran
TANPA sebarang keinginan
selain daripadaNYA
DenganNYA
UntukNYA
KepadaNYA

bertakhtalah
DIA diSinggahsanaNYA
dengan Segala Kebesaran
Keindahan dan KesempurnaanNYA

Tiadalah yang ada
melainkan Allahu Wa Taala
Robbul Jalil

Maka Leburlah diri
zahir dan batin
jasad dah roh
kembali kepada penciptaNYA
Yang Mutlak


> Sungguhpun jasad hanyalah sebuah pengadaptasian sebuah penyaksian, Yang mengungkai zahiriah tubuh jasadnya dan rohnya Adam.Manakala batiniahnya akan perihal roh yang merupakan sebahagian RohKU yang terkandung dalam tubuh jasad setiap mahkluk yang bernyawa mahupun tidak...

Segalanya yang tercipta merupakan sebuah perencanaan yang Maha Hebat dariNYA.Kerna andai tiada satupun penciptaan dariNYA tidak mengubah apapun terhadap KekuasaanNYA,KehebatanNYA dengan segala KebesaranNYA. Kerna bagiNYA DIA tidak memerlukann segala apapun hanyasanya
DIA suka apa yang DIA ciptakan itu mengenaliNYA, mencariNYA dan kembali kepadaNYA setiap ketika tanpa sebarang beda jarak,masa dan ruang. Hatta segala penzahiran itu diterbitkan olehNYA lantaran oleh penyaksian.Sungguh dialah Yang Maha Merancang dan sebaik2 Perancang.
PerancanganNYA terhadap segala yg melewati alam kabir dan alam soghir hanya DIALAH Yang MenciptaNYA.

Carilah DiriNYA disebalik setiap perkara yg tercipta itu akan dapat kau lihat kelak siapakah PenciptaNYA. Kekalkan pandangan itu setiap ketika hingga hela nafas dan nadimu terhenti..dan berpindah alammu ke tempat yg seterusnya...

Korbankanlah dirimu
zahir dan batin
korbankan segala2NYA
hingga tiada apapun
yg tinggal darimu
oleh apapun selainNYA

Maka tiadalah yg tinggal
selain dari Kata-kataNYA
selain dari perbuatanNYA
selain dari pandanganNYA
selain dari pendengaranNYA

SubhanALLAH wa bihamdihi
SubhanALLAH wa bihamdihi
SubhanALLAH wa bihamdihi

Tiada apa keinginan dan kehendakku
melainkan memandang terus padaMU
walau alam silih berganti
agar dapat ku berada disisiMU
menjadi antara para kekasihMU

Langit dan Bumi

antara langit dan bumi
adanya engkau, aku dan dia
atau kami,kita dan kamu tiadalah beda
bakalan lenyap tak bersisa semuanya
bila hari dijanjikan itu tiba

antara langit dan bumi
tersembunyi segala rahsia
antara pandang atau rasa
tiadalah dapat dibeza
akan pengertiannya
kerna keyakinan yang pasti
terpahat kemas disudut hati
akal fikir mengiyakan ensiklopidianya
andai lumpur dikaki dapat kau kikis
kerna yg bersih kan semakin telus
akan perihalnya

antara langit dan bumi
tersemat rahsia yg dalam
titisan air nikmat
membuahkan bisa keramat
memperlihatkan gugusan indah
dari ketiadaan kepada keberadaan
nyata benih yang ditanam
bisa jadi pepohon indah
yang membuahkan hasilnya
andai ketentuan selari padanya
antara menjadi atau tidak
antara busuk atau baik
antara rosak atau sempurna
menjadilah ia nikmat tersedia
pada fitrah alam yang dijanjikan

dimana nikmat pandangan
dimana nikmat pendengaran
dimana nikmat pergerakkan
dimana nikmat perasaan
bila nyata dinyali
tidak kau pedulikan
hatta menjadi kuda tunggangan
yang kan kembali kesekiannya
tanpa beroleh barang apa
hanya derita sengsara
yang tidak berkesudahan
menjadi titik akhir penentuan
terhidang dimeja
tika kebangkitan itu mulai terseru
bisa semuanya memperlihatkan
akan keagunganNYA

dimana bumi dipijak langit dijunjung
diantaranya ada AKU yang tersembunyi
yg menguasai segala yg bergelar aku
antara makro atau mikro
nyata terhias segalanya
memperlihatkan akan kebesaran dan kesempurnaan
keagunganNYA yang tiada batas

andai dikata menggapai awan
andai dikata tenggelam dek lautan
andai dikata terbang  di angkasa
semuanya tak bererti
tidak setanding

Andai....

sungguh
nafsu itu tak bermata
tak pernah puas apa yg diminta
seharian merajai segenap manusia
agar turut akan perintahnya

sungguh
nafsu itu degil
tak mengendahkan peri hati
jadi pak turut bergelodak naluri
bagai dunia tiada henti

sememangnya nafsu kerjanya begitu
bak kuda liar dirumput
bak jinak2 merpati
nampak jinak dipegang lari

akal sering saja tertipu
hati sering dikelabui
oleh nafsu yang berkeliaran
pabila ia tidak dalam kawalan

oleh itu wahai rohku
perintahkanlah qalbuku itu
agar bersenjatakan akal
dalam dapat kau tawan
nafsu yang semakin menggila
agar taringnya dapat kau tumpulkan
akur tunduk dan patuh
taat dan sabar dalam
perintah keinsanan
yg digariskan


wahai jiwa2 pendosa
runtuhkanlah pagar kesombonganmu
tinggikanlah pagar nafsumu
agar ia tidak lagi mengganas
agar bangun dan jaganya itu
dalam pengawal seliaan
yang sebaiknya...

wahai jiwa2 pendosa
suburkanlah qalbumu itu
suburkan dengan akalmu
agar rohmu itu semakin terang
bersinar
bersinar bak misykat

yg tak dijamah oleh cahaya
kerna baginya minyak itu sendiri
sudah terang lagi menerangkan

Rabu, 16 November 2011

Pandangan tersirna

Kabut tersingkap dikala

Isnin, 28 Februari 2011

Dunia Sang Ulat di dalam batu..... Vol 1


Aku menyingkap tabir semalam. Lantas aku menyaksikan akan himpunan perasaan gejolak diri sang ulat nan remaja yg berlumuran dengan tinta dunia batu. Yeah dunia batu yang dihidupi oleh sang ulat yang hidup didalam batu itu. kehairanan yang menguasai segenap rasa dijiwa. Dunia batu zaman itu bersaksikan seluar ketat berbuckle tengkorak, berambut panjang dikaran kembang. berbaju tanpa lengan dan berjaket kulit itulah lamina diri sang ulat didunia batu itu.Dengan bersumberkan kekerasan diadaptasikan akan kemahuan dan kekentalan jiwa menjadi pegangan diri si ulat lantas dianggap kutu rayau yang sering memedihkan mata-mata pak siak dan imam masjid.Si ulat yang sering bertemankan gitar tong tua yang bertali singa itu seringkali bertepek ditembok-tembok batu mendendangkan irama hidup batunya itu.

Aku merindui zaman batu itu kata sang ulat yang sering mendendangkan irama lagu ditambah dengan hanggukan lembut sentimental dan layan rambut yg dikaran itu.Bersama dengan teman2 sang ulat yang setia bersamanya. Dengan lenggok irama pawana, bujang senang, hukum karma didendangkan satu persatu.Nyata kepuasan tercipta dilayar lara jiwa remaja.Seakan pesta fun-fair disuatu ketika dulu sambil bermain dart dan membaling tin kosong untuk mendapatkan hadiah radio mini compo yang begitu gah rasanya sementara menunggu kumpulan sayap dan expedisi melayarkan bahtera kebatuan yang sememangnya dinantikan oleh ribuan sang ulat yg setia menanti.Ternyata poster funfair yang ditampal oleh si ulat bermata sepet berkulit putih itu ada benarnya bila sorakkan ribuan ulat-ulat itu bilamana ketukkan drum dan petikan maut tali gitar yg menyengitkan telinga dan mengejolakkan hormon siulat ketahap maksima.

"Ayuh...Apa kabar semua?" Suara keras penyanyi kumpulan sayap yang digilai oleh jutaan ulat2 dizaman batu itu.
"Anda mau batu!!" Sambungnya lagi.
"Batu!...Batu!....Batu!..." Jerit ribuan ulat yg semakin bergejolak rasanya

Satu persatu lagu dipersembahkan...satu persatu kumpulan meneruskan aksi2 mereka tersendiri.Nyata kepuasan diri sang ulat tiada penghujungnya...siulat merindukan zaman batunya......

Nyatalah aku diantara ulat-ulat itu.Sememangnya itulah lakaran hidup aku sebagai ulat dizaman batu itu.Aku dapat hidup didalam batu.walau hakikatnya hidupku bersama jiwa batu,melayan segenap irama batu yg dikuliti oleh lirik-lirik yang secocok dengan irama batu. Nyata itulah kepuasan bagiku dan ulat-ulat sepertiku.Walau kami sekeras batu tapi kami mampu hidup didalam batu. Itulah rahsia yang tersembunyi yang tidak diketahui oleh sekian makhluk lain yang memandang enteng akan kewujudan kami dengan pelbagai tomahan dan kejian.

Namun jika aku lihat dizaman ini..meskipun zaman batu itu telah berakhir dan cuma sakibaki batu-batu kecil yang berubah rupa dan bentuknya itu nyata tak mampu menyebat keberadaan zaman batu yang dulu. Zaman kini yang jaki lagi tak berupa indah didalamnya. Semakin terhakis akan tercemar hakikat diri dan naluri ulat zaman ini.Entahlah aku pun tak tahu...zaman ini peradaban dunia semakin menyepi bila semakin ramai ulat2 tak sedarkan diri..melampiaskan hidupnya disegenap longkang dan tong-tong najis tidak lagi seperti dizaman batu dulu.Hidup dalam batu namun kami tetap punya makan dan kesihatan.

Sebenarnya yang aku ingin nyatakan disini bukanlah salah sesiapa.Cuma aku ingin menyatakan perbedaan dan keberadaan sesuatu yang tersembunyi disebalik hidup didunia batu.Si ulat yang hidup didalam batu.Sungguhpun ulat-ulat dan penghibur2 kumpulan batu dizaman batu itu menampakkan zahir akan kekerasan, rupa kulit yang tak semenggah dengan berambut panjang,berseluar ketat dan segala macam imej yang dianggap kesetanan itu tersembunyi akan hikmah yang dalam andai ada mereka-mereka itu berfikir.Sungguhpun siulat dan penghibur-penghbur ulat itu mendendangkan lagu dan irama batu yang keras tetapi rahsia itu diletakkan pada siratan LIRIK lagu2 mereka.Sungguhpun lagu-lagu itu sekadar mengandungi lirik2 yang hebat lagi dalam maknanya dinyanyikan dengan cara ,gaya dan kefahaman mereka sendiri diwaktu itu, tetapi hakikatnya lagu yang mereka nyanyikan itu berunsurkan rahsia akan RASA yang hakiki andai ia dipandang dari sudut ketuhanan iaitu dari sudut pandangan kesufian.

Pelik? Mungkin selepas usia tertubuhnya kumpulan2 penghibur batu itu menjangkau usia belasan mahupun usia jubli perak atu emas, maka seandainya cukup sudah bagi mereka untuk 'settle down' maka mereka akan nampak apa sebenarnya yang mereka nyanyikan dulu itu.Ada juga yang menerima pancaran juzuk cahaya 1000 bulan didada mereka dan lantas terhentilah keduniaan dan keakuan mereka ketika itu.Lantas pandangan, rasa ,gerak perbuatan dan segenap deria anggota akan terarah ke juzuk cahaya itu tanpa menoleh kearah lain kerana keterpesonaan diri mereka yang satu lagi yang selama ini tidak mereka pedulikan.

Maka keberadaan mereka dialam pencahayaan yang baru itu dirasakan amat indah dan bahagia.Mereka kembali ke jalan asal. Setelah penat meredah jalan pintas yang menyesatkan.Dengan tubuh yang penuh luka-luka,duri-duri dan lumpur.
Itulah Natijah juzuk pancaran Nur yang tak berbelah bagi.Sungguh kasih dan sayangnya DIA mengatasi akan kemurkaanNYA bagi sesiapa yang DIA kehendaki.Yang penting jangan diputuskan tali yang mengikat diri kita.DIA tidak memandang apa yang telah kita perbuat dulu malah diperluaskan pintu taubat dan pintu kehampiran disisiNYA bagi yang berkehendak.Siapalah kita ini untuk mengukur siapakah yg layak untuk diterima taubatnya atau siapakah yang layak berada disisinya? Pintu rahmatNYA Maha Luas.Lebih luas melebihi segala-galanya walaupun dikumpul sekelian manusia dari zaman Nabi Adam sehingga manusia terakhir diakhir zaman nanti pun takkan dapat mengatasi luasnya rahmatnya keatas sekelian makhluk2 ciptaanNYA.

Untuk lebih menjelaskan situasi maksud yang tersirat dalam diri sang ulat seperti diriku ini akan aku suluh maksud diriku dengan lebih terang lagi bersuluh dengan contoh yg jelas bagi memahamkan setiap diri yang ingin memahamkan maksudku ini.Adapun sang ulat itu samalah erti manusia yang berjiwa rock. Zaman batu itu adalah zaman rock/rock n roll dan seangkatan dengannya.Ini pentafsiran aku! Jika ada yang kurang bersetuju tak mengapa.

Selanjutnya, Tika era Rock berlangsung yang menamakan kumpulan seperti LEFTHANDED,RUSTY BLADE,SEARCH,WINGS,MAY dan sebagainya kemudian arus itu diteruskan dengan kumpulan DAMASUTRA/FOTOGRAF/EYE/OLAN dan seterusnya.Nyata akan hakikat irama dan melodi rock tersebut amat mengkhayalkan dan mempersonakan dan layaannnnnn...bagi yang berjiwa rock.Melodi dan irama tetap melodi dan irama. Yang menjadi asas ingatan kuat kita adalah pada lirik yang menguatkan irama.Memang lirik itu akan menjadi lupa jika ingatan mula tumpul namun irama yang berteraskan lirik yang kuat akan membawa kita memandang sesebuah lagu itu keaspek sudut pandang yang berbeza.

Lagu yang bercirikan ketuhanan,ketauhidan dan kesufian terbit dari inspirasi yang lahir dari jiwa sipenulis lirik.Sebagai contoh Ramli Sarip,M.Nasir,Loloq,dan beberapa kerat lagi yang telah menghidupkan suasana jiwa kesufian dalam sesebuah lagu.Meskipun terkadang kita dapat menyaksikan lagu tersebut adalah tentang cinta, ttg kekasih dan tentang ciri2 hubungan naluri keinsanan manusia tetapi hakikatnya jika kita memandang lirik lagu itu dengan pandangan dan kefahaman tentang kesufian maka kita akan dapat menafsirkan rahsia akan RASA yang dalam yang bisa terbit dari pandangan ketauhidan.Secara tak langsung peranan sipenulis lirik yang mempunyai ilmu tentang kesufian itu dapat menerapkan unsur RASA yg boleh mendatangkan rasa zauk dan keberadaan dan ketauhidan yang tinggi andai sipendengar dapat mengunyah dan menghadamkan intipati lirik tersebut dengan makna tersirat.

Pelik sungguh pemahaman aku kan..dalam lagu yang bukan lagu nasyid malah lagu rock ini ditafsirkan sbg menggugat persepsi para pemegang syariat yang kuat dan yg berpegang pada landasan kuat dakwah.. Sebenarnya lagu rock juga ada unsur dakwah...tapi dengan cara yang tersendiri. Namun ada yang akan beranggapan pula ia takkan menghalalkan cara.
Tapi bagiku DIAlah Yang Maha Tahu dan Maha Luas ILMUNYA.sungguhpun berkulitkan wajah kesetanan tapi alunan lirik itulah dakwah bagi mereka.Sehingga terbukanya nanti pintu hati mereka agar mereka kembali. Tak percaya? Cuba tanya pada diri rocker berapa ramai yang dengar lagu nasyid? Marhaban? Zikir2? Entahlah kan..tak tau brapa ramai yg akan jawab ya...tapi lagu2 berlirikkan ketuhanan itulah dakwah bagi mereka. Tetapi yang aku maksudkan adalah lagu yang berintikan dan mempunyai pandangan pada ilmu ketuhanan dan kesufian.Lagu black metal ke rock yang memuja setan, memuja perilaku sumbang atau negatif tu bukanlah termasuk dari perkara yang aku sebutkan ini.

Untuk lebih faham ape yang aku perkatakan ni..Maka aku akan beri contoh beberapa lagu yang sangat bagus untuk kita buat kajian.Perlu diingatkan! anda perlu berfikiran terbuka (dengan mempunyai pandangan bahawa Ilmu Allah itu Maha Luas dan perlu mempunyai ketajaman mata hati atau dapat memahami makna tersirat dengan kaca mata@kanta ilmu sufi) barulah kita boleh layan RASA (Dzauk) tu. Aku bukan nak buat ajaran sesat plak.jgn pikir negatif...Andai punya akal sahaja tak cukup untuk melayari bahasa rasa kerna rasa itu sendiri tak masuk dek akal kalau nak ditafsirkan apatahlagi untuk disentuh dengan pandangan fizikal. Perlulah dituju tempat yang jauh tapi dekat sekali, terhijab tapi mudah disingkap akan tabirnya,berjalanlah dengan menyaksikan sekitar lubuk sanubari itu kerna rasa terbit disitu dan saksikanlah didalam dan diluar dari dirimu itulah sebuah penyaksian kita disini

Berikut adalah beberapa lirik yang menyengat jiwa dan sanubari bagi jiwa-jiwa yang merasa dengan sepenuh hati akan maksud yang mendalam sepertimana yang diutarakan oleh pencipta lirik dan lagu seperti dibawah yang ditulis oleh Allahyarham Loloq..


gema di inderaloka -wings on Double trouble

Waktu pintumu ku buka sejenak
gemersik menikam melantun suara
ku tinjau sejenak utk periksa
bergema di indera loka

suaramu
membisik merdu dikalbu memanggilku

ku buka sepenuh pintu dayamu
dan melangkah masuk kedalam tamanmu
aku tak pasti apa kan berlaku
kalau ku ditangkap pengawalmu

mungkin aku
kan terkorban dalam merinduimu

tapi kenapa kau hadir saja
dalam setiap mimpi2 ku
dan meninggal kunci dan peta
kalau aku kau tak ingini

kasih
siapa aku disisimu
kiniku berada
dalam tamanmu tiada aku takut
akan kematian

kerana hidup dan mati
sama untukku
telah ku lalui berulang kali

keindahanan tamanmu tiada bermakna
jika wajahmu tidak ku temui
biarku terlantar dimamah waktu
aku ttp akan menunggumu

kasih
siapa aku
aku disisimu

ku pakukan kakiku ketanahmu
biar berdarah mjd sungai
agar tk bisa dicabut oleh sesiapa
yg mahu menghalaku keluar

siapa aku
disisimu...
kasih.....
siapa aku.....
disisimu......
kasih......
siapa aku.....
disisimu.....
kasih.....
siapa aku...
disisimu....


mabuk 7 lautan

demi nafas serta nyawa
yg berlegar di nyali
tak pernah ku naksir kisikan namamu
pabila gelodan melintasi
langit kirmizi
aduhai ratu kosmik

kan ku edan
dan ku asyik

kurniakan
pintaan tulus pelayar ni
restukanlah
kiranamu
menyuluh laluan penuh karam
dibalik gelora
sungguh aku tagih
kama keramatmu
kasihanlah....

ku yg mabuk tujuh lautan
mendamba sempadan
kabur dua rasa
hanya membilang layang2
sejak hilang
jejak hari dan minda

kurniakan*
pintaan tulus fakirmu
restukanlah
ratu kirana
anggunmu
padaku
yang sengsara
sungguh aku rindu
kama keramatmu
kiranaku....

ulang *

kurniakan
pintaan tulus pelayar ini
restukanlah kiranamu
menyuluh laluan penuh karam..
aku rindu.....
kiranaku....
restukanlah....
restukanlah....
keranamu....
restukanlah...


Gemuruh

didalam gerimis penuh rahmat
dia tersentuh
cendawan akrab sesegar pagi
yg permai damaikan
unggul dipinggir rimba
lantas mendambakan
pinta sempurna dari jiwa
bakal surinya

didalam kelambu
mendung ungu
dia kesali
hilang kayangan
pedoman
ihtiar dan arah
persis sibuta mengangankan
hidup sederhana
menjamahi hari2
mimpi2nya

sendiri meratapi *
sekalungan sengsara
dan menelan sisa
pahit maung madah pujangga
terbukti kasihnya hanya serampang berbisa
menguntum gerigis besi kaca dan pawaka

tak tersedar**
menyeresapi
kupusar keinsanan
membibitkan titis2
sepekat warna darah dan dosa

ulang **

ulang *

ulang **


Pengabdian Kekasih - Wings

Mentari mula terbenam
langkahku bermula
ke ufuk jingga
berjalan ditgh mlm
cari cahaya
entah dimana

haruskah ku tggu
halilintar dtg menyembah
atau pn ku truskan
mcari sinarnya rembulan

dgn keyakinan pnuh didada
aku rebah belukar lurah dn rimba
akhirnya bertemu laluan
kekasih..........

kekasihku kian lama x berjumpa
kekasihku kian lama x berjumpa

hanya pd nama
ku sandarkan cinta

kekasihku terjalinkan cinta dan kalimah*
kekasihku terjalan cinta dan kalimah
sekadar isi bumi
restui penafianku
kekasihku.....

biarkan ku terlena
didlm dakapan rembulan
dgn satu ribu satu impian
aku redah belukar lurah dan rimba
akhirnya bertemu laluan

bertapaklah rinduku
kesatu jalan

kekasihku
kian lama x berjumpa
kekasihku kian lama x berjumpa
hanya pd nama
ku sandarkan cinta

kekasihku terjalinkan cinta dan kalimah
kekasihku terjalan cinta dan kalimah

Kuburkan aku -Wings

indah pandangan
walau gelapnya mlm
airmata gugur bila kau disisi

*Dunia x mengerti
tika fana begini
tidak ku lepas lagi
biar luruh dagingku

oooooohhhh.....aaahhh.....

campakkan aku ke lubang
aku rela dikuburkan
tanah asalku dan ajalku
jadikan aku hanmbaMU
tidak ku mengeluh lagi
penuh mimpi

pegangklah nadiku
lakukan mahuMU
tariklah.....
ke sisiMU....

peganglah....
nadiku....
lakukan....
mahuMU....
tariklah kesisiMU

aaaaaahhhhh.......

ulang * smpi abis

peganglah oooohhh
nadiku...ooohhhhh
lakukan mahuMU....
oohh  tariklah.....
kesisiMU......

ulang till fade

alam barzakh

yang ku rindukan
akhirnya berada disini
yang ku tinggalkan
menangis di pintu kuburku

kulihat mrk
berbisik sambil berdoa
aku disini
sedang hanyut dalam cahaya

hilanglah semua
ku takut dlm kebimbangan
yang ada hanya
kemanisan sejahtera

tak perlu aku
bertanya lagi
siapakah diri ini

tak perlu aku
bertanya lagi
apakah nasibku nnti
dialam barzakh

dialam barzakh - 3x

aku berlindung dari
api yg membakar
aku bergantung pada
tali yg sejahtera
sejahtera.....

tak perlu aku
bertanya lagi
siapakah diri ini

tak perlu aku
bertanya lagi
apakah nasibku nnti

dialam barzakh -4x



Bkn kerana matahari
Album Wings - Mencari Asal Usul
vocal : Mus

bukan kerana
elnino melanda
lantas bahang membara
membakar jiwa kita
natijah tak terduga

bukan kerana
laut bergelora
nelayan kebuluran
atau kemarau panjang
telagaku kekeringan

sebenarnya maksudku*
hati ini yg hangus dan terbakar
jiwa ini yang kering dahaga
ranap putus cinta

apa salah dan dosa
yg pernah aku lakukan padamu
semakin hari semakin panas

aku tidak rela
lebur kerana sinarMU
berilah ku kesempatan
menilik kesilapan
agar diperbetulkan


krisis di pertengahan hidup

kau entah kemana
malam kian berakhir
aku membatu dihujung katil
sedang ada kaku terbujur dingin
bermimpi diulit ibu

aku jadi gila
bila engkau tiada
dapat bernikah kalau x cinta
8 thn bagai semalam bersanding
tersasar haluan kita

inikah dia krisis dipertengahan hidup*
menuntut pengertian merdeka
percintaan dulu bagai satu kepuraan
ke hulu ke hilir tah kemana

aku andaikan
kiranya kau kembali pagi ini
akan ku singkap setiap helai
perjanjian yang termeterai

ulang *
Ooooohhh....

ulang * smpi abis


ada banyak lagu lagi yang menerapkan ciri2 kesufian dalam lirik2 lagu2 rock suatu ketika dulu...penggiat2 seni yang ada menukilkan karya dari hati yang dalam bukan sekadar mau untung dengan kertas duniawi dan ringgit kesorgaaanya sahaja... inilah bekal2 buat peminat2 rockers yang meminati sebahagian lagu2 seperti diatas....akan ada waktu mereka terkejut dari lena yang panjang dan seterusnya mereka akan memahami apakah maksud si tukang cipta lirik tu...dan kemanakah yang dibawanya kita untuk menerjah dunia yang dalam itu....

MORAL:
-Bukalah minda, juruskan fikiran pada Yang Esa..kamu akan faham apa maksudku.... Bahagian II akan aku kupas mengenai makna lirik2 tersebut...dan apekah relevannya dengan dunia kesufian.....
- Cara Allah nak mengajar tiada batasannya...Tidak sekadar menerusi kalam AlQuran...pengajarannya meliputi apa yang ada dilangit dan bumi andai kita semua mengerti... jangan sempitkan fikiran...selagi kita bergelar makhluk,manusia yang diciptakan Allah selagi itulah DIA mengajar kita setiap masa tak kira siapa kita, apa agama kita, apa warna kulit kita, bodoh ke pandai kita, kaya atau miskin kita..tiada siapa pun yang tidak diberi petunjuk oleh Allah dalam sehari2... Tidakkah DIA jua Yang Maha Mulia dengan Sifat Rahman dan Sifat RahimNYA DIA?
-Tiada alasan untuk kita menyatakan Allah tidak meliputi perkara yang buruk,yang batil yang hina yang kotor.SEGALA-GALANYA adalah milikNYA dan DIA Berkuasa keatas Segala-GalaNYA.

wasalam....

Kg Kembali.......



Kampung Kembali

Disuatu ketika nanti
saat ketentuan yang pasti
kita kan balik kembali ke kampung kembali
suatu ketentuan yang telah dijanji
termetri sejak dari azali
yang seringkali dilupakan
oleh setiap kejadian
yang punya nama dan nyawa

Dikampung kembali itu
menantilah gugusan darah sekelian umat
dijemput diiring dengan gema suara
menerima kedatangan orang yang baru
saling bertanya keadaan sepeninggalannya

Disaat pintu gerbang itu dibuka
diangkat tabir jendela
yg selama ini terhijab dari pandangan
yang selama ini hanya didengari
dari para utusan
dirasa sendiri kesekian kalinya
tika dijemput sipenjaga jendela
sipemutus keinginan dan dunia
sipemutus angan-angan dan cita-cita
datang dengan pelbagai rupa
membawa berita diri dijemput
akan berakhir kunjungan sementara
dengan usia yang sekadar alat perhitungan
berbatang tubuh yang semakin dimamah
sebagai tanda suatu pengakhiran pasti kan tiba
takkan mampu sebarang sangkalan
selagi kita bernama ciptaan

suatu istiadat sarung hikmat
diibarat pemulangan barang keramat
dibersihkan,dimandikan,dipakaikan
laksana bilah keris dipulang
sarung dan hulu pula disemadikan
laksana sirih dipulangkan ke ganggang
sebegitulah sebuah pengertian
bagi yang bernama makhluk ciptaan

dsarung diurus sebaik mungkin
berwangian dengan satu wangian
disiapkan rumah yang sekangkang kera
walau harta menggunung dan pangkat digalas
tetap berumah itu juga
beralaskan tanah
berlandaskan tanah
berdindingkan tanah
berbantalkan tanah
bersendalkan tanah
berhartakan kain putih yang bakalan lusuh
disitulah pengabadian sarung pinjaman
sebagai tempat penzahiran
andai mengerti mata yang memandang
andai mengerti hati yang merasa
andai mengerti telinga yang mendengar
pasti telah dibuat persediaan
saat kembali dengan penuh persediaan

tatkala itu saat dan detik
cuma satu titik perbezaan
bagi yang direntang dengan ruang dan waktu
satu saat kita ada
satu saat kita terpisah
satu saat sarung dipakai
satu saat sarung ditanggalkan
meskikah kita mendabik dada?
dengan barang pinjaman yang ada
dihias dengan pelbagai rupa
yang indah, yang cantik ,yang menarik
bukan kita adanya
segalanya bukan milik kita
kerna kita langsung tak punya apa
usahlah tangguh dengan barang yang ada
kelak ia kan menjadi bala
saat tiada lagi taubat yang dapat
dipersembahkan kerna sarung telah tiada

segala ilmu telah dikurnia
dibaca difahami dan diketahui
apalah salahnya didalami untuk merasai
merasai sendiri bersaksikan mata sendiri
merasai sendiri bersaksikan mata hati sendiri
merasai sendiri bersaksikan telinga kita sendiri
merasai sendiri bersaksikan anggota kita sendiri
itulah kewajiban setiap makhluk
yang bernama manusia
yang dikurnia dengan akal dan fikiran
dihijab dengan nafsu yang meliar
menutupi setiap lubang2 keramat
dari menjadi insanul kamilan
menjadilah buta lagi membutakan

wahai jiwa-jiwa yang ada
kembalilah pada rukun azali
rasailah dengan mata hati
carilah diri sebenar diri
berjumpalah ia sementara terkandung
nafas dirongga kudrat beranggota
carilah..
fahamilah
RASAILAH

Rasailah keberadaan itu
setelah kita kembali sebelum tiba dikampung kembali
pulangkan apa yang ada sebelum dipulangkan segera

segala-galanya itu
adalah suatu penyaksian
akan sebuah tempat penzahiran
rasailah akan penyaksian itu
rasailah akan tempat penzahiran itu
nyatalah kau akan tahu
betapa ketidaktahuan itu
adalah perkara yang dirindu


ihsan lara dari
Ketunggalan mata pena
tulisan yang selalu dipandang
bukan dari mata pena tulisan yang dipandang
bukan dari dakwat yang dipandang
tapi ketelusan darinya itu
yang perlu dipandang, diperhalusi dan ditacapkan
tembus kedalam dada yang satu lagi.......






14.02.2011
3.00pm

Khamis, 24 Februari 2011

Putus...


Sinar mata itu menyamankan
tak menyilaukan atau menyakitkan
seakan cahaya yang menerobos
gerbang rasa itu semakin terang
menghapus bayang hitam
mahupun sisi gelap
sudut pandang mahupun sisi
tubuh dan yang tersembunyi itu
tetap tersirna oleh cahaya itu

silih berganti gemerlap cahaya
dari warna ke warna kosong
sejuk menerjah kalbu
hilanglah gerak dan keakuanku
tenggelam dalam gerak yang satu
hilang pandangan dan keakuanku
tenggelam dalam pandangan yang satu
hilanglah keakuan diri luar dan dalamku
tenggelam dalam lautan kepasrahan
lautan zat Yang Haq lagi Mutlak
berlayarlah sebutir debu halus
digenangi lautan hikmah
keserata lautan yang luas
memerhati keberadaanNYA
merasai keberadaanNYA
disegenap ketika tanpa masa dan ruang
tanpa diperbatasan dinding
itulah yang disaksikan olehNYA

Pandangan yang dipandang
itulah Yang memandang
Segala pendengaran yang didengari
itulah Yang Mendengar
Segala rasa yang dirasai
itulah Yang Merasai

tiadalah lagi siluncai
mahupun labunya..
tiadalah suara membiarkannya
sekadar sebuah layar sinetron
melayarkan pandangan dari sudut yang dalam
memancarkan pandangan dari tiub kaca
keserata alam penciptaan
keserata yang mumkin lagi muhaddas
asal dari titik yang satu
hingga kembali wujud hakiki
tanpa sesuatu
itulah kemutlakkan
itulah yang haq
dari sisiNYA

putus segala keputusan
putus segala akal fikiran
putus segala kehendak dan angan-angan
putus segala bayangan dan penciptaan
semuanya kembali kepadaNYA jua

Ahad, 28 November 2010

Penyaksian Sibisu yg Buta di Menara Usang......

Penyaksi bisu dimenara usang

Berjalan aku ditanah gersang
menongkah arus entah tak terkira
jatuh bangun dan tersembam ke lumpur
aduhai indahnya perjalanan ini bagiku
tak kurang yang mengeluh lantas kabur
aku juga seperti itu dulu

Melara arah kesekian petala
yang dalam keluar akhirnya
nyata lenyap segala tak bersisa
ungkapan lidah yang kelu
tergumam akal tak terpandu

entah aku pun tak tahu
jangan ditanya itu dan ini
kelak engkau saja yg rugi
rasalah baru engkau tahu
nikmat tersembunyi pencarian ini
disetiap relung tujuh anggota
dipinjam dari pustaka yg tunggal
berlayarlah dilurah segenap alam
bagai sibuta berpandukan tongkat
ada bertongkat emas
ada bertongkat kayu nan usang
ada bahagia ada derita
saling bercakaran tanda kuasa
menjadi santapan sipenyaksi
betapa hebat daya yang satu
mengatasi ilmu kerdipan mata
dan ilmu membelah bulan
kerna darinyalah pustaka segala ilmu

sang petualang akan tunjuk taringnya
namun takkan dapat menghujam bisa
kerna kau hanya peminta sedekah
takkan mampu berlagak tuhan
apetah lagi berlagak sang kekasih
mahupun sang pecinta yang sedang memadu kasih asmara
berduaan tiada mahupun keseorangan
namun tetap bersama jua adanya

setitis tinta menjadi lautan emas
beradu dalam mabuk yang dahsyat
mengatasi tsunami 8 skala ricther
meninggalkan diri kaku dan lesu
walhal yang nyata melayang
keseluruh alam cakrawala lagi inderaloka
melara rasa impian yg diidamkan

mana hairan mana pesona
kelu lidah tak berbahasa
tanpa getar nada dan irama
mengalun rasa tuntuk bicara
namun tidak jua terkata

bila mata hampiri titik buta
infiniti akal hilanglah punca
mata rasa mengambil alih
dipandu arah siempunya arah
berlegar-legarlah ke merata arah

usah diharap padi digenggam kan tumbuh
andai tidak disemai ke tanah
usah diharap padi disemai kan tumbuh
andai tiada izin darinya jua

penentu masa dan waktu bukan pada aku
malah tika dan waktu itu cuma ruang
menakluk alam yang ditaklukinya
kerna ada ruang tanpa waktu
mahupun tika atau masa

pulanglah jika dijemput
jadilah penunggu andainya tidak
penunggu yang manis nan setia
duduk bersila menjamah juadah
yang tak henti-hentinya terhidang jua
lazat dan nikmat takkan dapat dikata

andai dijemput kembalilah segera
kerna tuntas dirimu belum kau tunai
dengan pengemaskinian yang baru
sudah boleh kau pandang
siapa penggerak dan siapa bergerak

bergerak dengan takzim dan tertib
mengarah kesetiap arah
perjalanan dan gerak
itulah dimana-mana
tiadalah ada terhijab adanya
menguruskan urusan pengurus
sehingga tiba saat bersara
pulang nntinya dijemput lagi
sudahnya datang dihantar
baliknya juga dijemput
bak anak kecil ke taska juara
samada menjadi juara atau kecundang
itulah menjadi rahsianya

P/S : Salam sayang dariku kerna saat mereka menghambatku dengan pedang kemarahan dan kezaliman kau tetap ada untukku,saat aku disisih kau tetap ada untukku.Sungguh kau menyisih aku tersisih lantas kau bahagiakan aku dalam ketersisihan ini dengan lenyapnya sisihan itu untukku.Maka datanglah saat bahagia aku dan mereka.Namun engkau jualah yang membahagiakan sang batu,sang gunting,sang kertas dan sang air.



Ahad, 14 November 2010

Ahad, 31 Oktober 2010

Andai Kau Tahu......


andai engkau tahu
bahwa aku ini cuma picisan
tiada kuasa tiada daya
sekujur tubuh dan rupa ini
kan lenyap dimamah bumi
apalah ada pada rupa
apalah ada pada daya
apalah ada pada zahir aku ini
semuanya kan hancur luluh
tinggal tulang belulang yang kan reput
dimamah bumi lantas menjadi tanah....

andai engkau tahu
aku tak punya apa-apa
harta,wang dan pangkat cuma khalayan
itu semua mimpi
andai semuanya ditarik darimu
yang tinggal hanyalah kenangan
yang disimpan didalam kotak fikiran
sama seperti mimpi-mimpimu itu
ia akan menjadi igauan mimpi hidupmu

andai engkau tahu
lahir kita didunia ini
kita telah ditidurkan...
yang bergerak cuma cerminan hidup
bila kepenatan kita tidur
maka saat itulah kita sebenarnya bangun dan berjaga
tapi kebanyakkan kita alpa
kita berjaga tanpa berbuat apa-apa
berlayar ke serata arah tanpa tujuan
sehingga saat kita bangun dari tidur
maka saat itulah kita kembali tidur.

andai engkau tahu siapa yang tidur
dan siapa yang bangun dan berjaga?
andai engkau tahu siapa yang berjaga
dan siapa yang tidur?
maka kau takkan persia-siakan
waktu....
maka takkan engkau persia-siakan
umur....
maka takkan engkau persia-siakan
kehidupan....
maka takkan engkau persia-siakan
kesihatan...

andai engkau tahu
jiwa-jiwa yang tenang itu
sentiasa berjaga
walau dalam tidur mahupun waktu ia berjaga
tak pernah tidur walau seketika
kerna sewaktu berjaga itu kehidupannya dimanafaatkan
dan kerna sewaktu tidur itu juga dimanafaatkan
kedua-duanya menjadi satu...
roh dan jasad menjadi satu...
diri yang berperanan dan dipertanggungjawabkan
menjadi insanul kamilan memakmurkan bumiNYA
menegakkan syiarNYA
setiap jiwa pasti akan menggalas tanggungan ini
sehingga tiba saat engkau kembali....

andai engkau tahu
saat kembalinya engkau dengan jalan kematian
itu pasti akan berlaku
tanpa dapat diundur atau dimajukan walau sesaat
kerna itulah saat penghidupan yang abadi lagi azali
tiada lagi tidur bagi engkau...
yang tidur dan berakhir tugas adalah jasad engkau
tinggallah diri engkau menanggung akibat atas perbuatan engkau
bagi yang ingkar terimalah balasan dialam ini
bagi yang taat terimalah rahmat kasih sayangnya
sementara menunggu hari kebangkitan yang dijanjikan
itulah penghidupan yang abadi

andai engkau tahu...
setelah hijab satu persatu itu dibuka
maka tiadalah rahsia tersembunyi lagi
akan hakikat keberadaan hidup engkau dialam ini
berusahalah engkau dengan amanah dan tanggungjawab engkau ini
makmurkanlah umat manusia dan seisi alam ini
tegakkan panji-panjiNYA semampu kudrat engkau
perjuangan itu bukan hanya perjuangan dari dalam diri engkau
bersedialah engkau adanya....
akan segenap tangan-tangan yang akan sentiasa menarikmu
akan segenap musuh-musuh nyata mahupun tak nyata
yang sentiasa berusaha memalingkan wajah engkau
yang sentiasa akan melalaikan dan mengalpakan diri engkau
jgnlah engkau takut atau ragu-ragu
jgn engkau leka dengan cerminan dunia yang dihijabkan itu
berlindunglah engkau sentiasa dengan perlindungan khusus wal khusus
terus dariNYA
semoga rahmatNYA bersama engkau
semoga kasih sayangNYA bersama engkau
semoga pandanganNYA bersama engkau
setiap waktu setiap ketika setiap detik

andai engkau tahu...
pasti setiap detik akan  masa itu kau gunakan
hanya untukNYA,denganNYA dan dariNYA
semoga tergolong kita menjadi para penyintaNYA

singkaplah tabir itu....
jgn kelewatan sehingga menjadikan 'andai' itu suatu penyesalan
dan jangan menjadikan 'andai' juga suatu alasan untuk kita
meneruskan hijab tabir itu berterusan...
majulah satu langkah kakimu
satu persatu dgn penuh yakin DIA bersamamu...